Bawaslu Barsel Waspadai Penggelembungan Suara Saat Pencoblosan

Nur Chambyah

Bacaan Lainnya

Buntok, Media Dayak

      Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah, menggelar bimbingan teknis pengawasan pemilu bagi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

“Bimtek ini kami laksanakan agar mereka bisa mengawasi titik rawan dalam pendistribusian logistik, pemungutan, penghitungan dan rekap surat suara,” kata Ketua Bawaslu Barsel, Nur Chambyah di Buntok, Kamis (7/3).

Pada titik rawan tersebut bisa saja terjadi penggelembungan suara yang dicoblos lebih dari satu oleh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat jam istirahat atau jam salat.

Chambyah menyebut, bimtek ini diberikan agar Panwascam bisa lebih waspada pada titik rawan tersebut, sehingga pada pelaksanaan pemilu serentak nantinya tidak terjadi kecurangan.

“Titik rawan ini kami informasikan kepada Panwascam, agar mereka bisa lebih waspada dan memiliki skala prioritas saat melakukan pengawasan,” ujarnya menjelaskan.

Adapun materi dalam bimtek tersebut, terkait pengawasan penghitungan suara agar mereka mengetahui tata cara penghitungan suara dengan benar.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3/2019 tentang pemungutan dan penghitungan suara dalam pemilu, serta PKPU Nomor 4/2019 tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu.

Pihaknya juga akan menginstruksikan Panwascam melaksanakan bimtek bagi pengawas di tempat pemungutan suara dan pengawas lapangan desa, serta bimtek terkait saksi partai politik.

“Melalui berbagai persiapan ini kami harapkan pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden di Barsel berjalan lancar dan aman, sesuai keinginan semua pihak,” terang Chambyah.(Ant/Lsn)

image_print

Pos terkait