Gumer
Kuala Kurun,Media Dayak
Ketua DPRD Gunung Mas (Gumas) Gumer menyatakan empat “peluru” mengancam masa depan negerasi muda Gumas, yakni Narkoba dan obat terlarang lainnya, minuman keras, judi dan seks bebas.
“Apabila mereka (generasi muda) terkena “peluru” itu, masa depan mereka akan suram, harapan agar mereka sebagai primer morver pembangunan di daerah ini akan pupus,” ujar Gumer, Jumat (5/7).
“Bersama aparat kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan element masyarakat lainnya, kita mencegah empat “peluru” itu mengenai generasi muda kita. Kita ingin masa depan mereka baik, mereka menjadi pelaku pembangunan yang handal,” sambung dia.
Orang tua, lanjut Gumer, memiliki tanggung jawab mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai agama sejak usia dini sehingga kala remaja dan pemuda anak memiliki rasa takut untuk berbuat hal-hal yang negatif.
“Kasih sayang orang tua yang dibarengi disiplin dan ketegasan menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi yang takut,taat dan hormati dengan orang tuanya, mentaati apa yang menjadi didikan dan nasehat orang tua serta nilai-nilai agama yang diajarkan,” tukas Gumer.
Gumer menuturkan, guru juga bertanggungjawab memberikan pemahaman terkait bahaya besar Narkoba dan obat terlarang lainnnya, minuman keras, judi dan seks bebas.
“Sejak di bangku PAUD, TK, SMP, SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi, pemberikan pemahaman akan bahaya empat “peluru” itu harus terus ditanamkan supaya generasi muda kita menjadi generasi yang sehat jasmani dan rohaninya, menjadi generasi yang sukses dalam berkarya membangun Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Indonesia,” tutur wakil rakyat Dapil tiga yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Gumas periode 2019-2024.
Legislator yang dekat dengan media itu menyerukan generasi muda Gumas tidak berkompromi dengan Narkoba dan obat terlarang lainnnya, minuman keras, judi dan seks bebas.
Ia minta generasi muda melakukan hal-hal yang positif,meningkatkan kualitas diri melalui belajar dan gemar membaca supaya kelak menjadi generasi penerus pembangunan handal dan bertanggung jawab. (Nov)













