10 Tahun Tidak Berfungsi, Kini Pasar Ikan Di Kasongan Akan Dimanfaatkan Kembali

filter: 122; fileterIntensity: 0.8; filterMask: 0; captureOrientation: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:0; brp_del_th:0.0000,0.0000; brp_del_sen:0.0000,0.0000; motionR: 0; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 163.0368;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 39;

Wabup Katingan, Firdaus saat memimpin gotong royong membersihkan sampah, rerumputan dan sekaligus pengecetan di Los pasar ikan di jalan Revolusi Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan dalam momen Jum’at Beriman, Jum’at pagi (31/7).(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Setelah 10 tahun lamanya tidak berfungsi karena ditinggalkan oleh puluhan pedagang ikan dan sayur, kini puluhan Los pasar ikan yang bertempat di jalan Revolusi Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan rencananya akan dimanfaatkan kembali oleh puluhan pedagang ikan dan sayur.

“Rencananya akan kita aktifkan kembali puluhan Los pasar ikan yang sudah sejak tahun 2016 itu ditinggalkan oleh para pedagang ikan dan sayur,” kata Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus, yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, saat dirinya memimpin gotong royong membersihkan Los pasar ikan tersebut, dalam momen gerakan jum’at beriman, Jum’at pagi (31/7). 

Sebelum difungsikan kembali, Los pasar ikan tersebut menurut Firdaus, selain dilakukan pembersihan oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan bersama ratusan stafnya masing-masing melakukan perbaikan dan pengecetan bangunannya. “Sehingga, para pedagang ikan dan sayur nantinya bukan hanya bersedia saja menempatinya, tapi akan merasa nyaman juga untuk berjualan di pasar tersebut,” ujar Firdaus. 

Jika sudah difungsikan nanti, di lingkungan pasar ikan tersebut menurutnya, Pemkab Katingan berencana akan menyediakan TPS ambrol di sekitar pasar ikan tersebut, dan  memperbaiki toilet serta kamar mandi yang sudah dibangun sejak 10 tahun yang lalu, termasuk memfungsikan kembali jaringan listrik PLN. Sehingga, para pedagang ikan dan sayur yang akan menempati pasar ikan tersebut, nantinya harus memasang leding atau membuat sumur bor sendiri.

“Intinya, para pedang yang akan menempati Los pasar itu nantinya bisa langsung berjualan, tanpa harus memikirkan untuk memasang listrik dan mencari air bersih,” ujar orang nomor dua di Kabupaten berjuluk bumi Penyang Hinje Simpei ini. 

Sebelum difungsikan kembali puluhan Los pasar ikan tersebut, pihaknya menurutnya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) setempat dan OPD terkait lainnya. Karena untuk untuk memfungsikan kembali pasar ikan tersebut, harus didukung juga oleh para calon pedagang, bagaimana sekiranya mereka tertarik dan bersedia untuk menempati Los pasar tersebut. 

Turut hadir dan melakukan pembersihan serta pengecetan Los pasar ikan pada momen Jum’at Beriman pada Jum’at pagi itu, diantaranya Kepala DKUKMP Yodihel, Kasat Pol PP dan Damkar Wahiman, Kalaksa BPBD Markus, kepala Dishubkan Edward Doddy, Asisten I Kalpin, kepala Disbudporapar Sasmita, Sekretaris DLH Irwan, kepala Disdik Arianson dan sejumlah kepala OPD lainnya beserta puluhan stafnya masing-masing. (Kas/Aw) 

image_print

Pos terkait