Pengawas SPBU di jalan Tjilik Riwut KM 2 Kasongan, Rakhman saat dikonfirmasi terkait antrean yang cukup panjang selama dua pekan ini saat dikonfirmasi, Minggu spre (26/7) kemaren, kepada media membenarkan terjadinya antrean kebdaraan untuk mengisi BBM.
Menurut Rakhman, terjadinya antrean ratusan konsumen yang akan mengisi BBM di SPBU tersebut ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, diantaranya oleh karena berkurangnya suplay BBM non subsidi jenis Pertamax dari Pertamina. Sebelumnya, suplay Pertamax sekitar 24 KL atau 24.000 liter/hari, sekarang mengalami pengurangan menjadi 8 KL atau sekitar 8.000 liter/hari.
Dengan berkurangnya suplay itulah, sehingga Pertamax lebih cepat habis dan akhirnya banyak pengendara yang tadinya mengisi kendaraannya menggunakan Pertamax, kini mengisi kendaraannya dengan BBM bersubsidi jenis pertalite. Bahkan, pengendara yang awalnya menggunakan Pertamax dan beralih menggunakan Pertalite, khususnya kendaraan yang berplat pol pribadi ini, kini menggunakan Pertalite. “Hal ini sudah sejak adanya kenaikan harga Pertamax, dari Rp 12.650/liter naik menjadi Rp 16.650/liter. “Karena, mereka beranggapan harga antara BBM jenis Pertamax dengan pertalite cukup jauh perbedaannya, yaitu sekitar Rp 6.650/liter, sedangkan harga Pertalite sekitar Tp 10.000/liter” kata Rakhman.
Selanjutnya, pengurangan Pertamax di SPBU Kasongan ini menurutnya, sudah dua pekan, dan janji dari Pertamina, Senin hari ini (27/7) rencana pasokan atau suplay BBM jenis Pertamax dari Pertamina akan dilakukan penambahan lagi. “Rencananya akan ditambah dengan kisaran antara 8.000 liter hingga 16.000 liter,” sebutnya.
Menjawab pertanyaan media, kalau untuk sistem penjualan di SPBU ini menurutnya, khusus untuk BBM bersubsidi, seperti pertalite sesuai SOP. Maksudnya, setiap kendaraan roda empat yang akan membeli Pertalite hanya bisa mengisi satu kali saja perhari. Sedangkan waktu operasional SPBU Kasongan ini, khusus untuk penjualan BBM jenis Pertamax 1×24 jam sepanjang stoknya masih tersedia. “Sementara untuk jenis Pertalite untuk sementara ini waktunya dibatasi, yaitu dari pukul 06.00 wib hingga ke pukul 14.00 wib,” terangnya.
Dengan antrean yang cukup panjang selama dua pekan terakhir ini, dirinya memohon maaf kepada masyarakat Kasongan dan sekitarnya, lebih terkhusus lagi kepada konsumen yang mengisi kendaraannya dengan menggunakan BBM semua jenis di SPBU Kasongan. “Karena selama, dua pekan terakhir ini pelayanannya agak terlambat atau tidak seperti biasanya. Mohon dimaklumi,” pungkasnya. (Kas/Lsn)











