Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi .(Media Dayak/ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah Pusat melalui Kemendes PDTT menetapkan 45 wilayah sebagai kawasan prioritas transmigrasi nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Salah satu wilayah yang akan menjadi tujuan utama adalah Pulau Kalimantan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menyatakan bahwa langkah pemerintah dalam pemerataan penduduk merupakan strategi yang tepat. Namun ia mengingatkan bahwa pelaksanaan transmigrasi harus dirancang dengan matang agar tidak menimbulkan persoalan baru di wilayah tujuan.
“Kita tidak bisa menutup mata, banyak masyarakat lokal di Kalimantan yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan. Bila tidak diantisipasi, kehadiran pendatang baru bisa memperburuk situasi ketenagakerjaan,” terang, Rabu (16/7/2025).
Syaufwan menekankan agar pemerintah pusat tidak hanya fokus pada aspek pemerataan penduduk, tetapi juga memperhatikan potensi dampak sosial dan ekonomi yang mungkin muncul. Ia menyarankan agar dilakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja, pelatihan keterampilan, serta penyediaan lapangan kerja baru untuk masyarakat lokal dan pendatang.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan sosial budaya. Menurutnya, masuknya warga dari luar daerah dapat memunculkan gesekan budaya jika tidak dibarengi dengan edukasi dan pembinaan.
“Kita harus menanamkan kepada setiap pendatang pentingnya menghormati adat dan budaya setempat. Kalimantan memiliki kekayaan budaya yang harus dijaga bersama,” tambahnya.
Ia mengutip pepatah lokal, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” sebagai prinsip hidup yang seharusnya dipegang oleh semua pihak, terutama oleh para transmigran yang datang ke wilayah baru.
“Jangan sampai program yang seharusnya membawa kebaikan justru menimbulkan konflik karena kurangnya pemahaman budaya. Pemerintah perlu memastikan ada pendekatan yang sensitif terhadap nilai-nilai lokal,” tutup Politisi Partai Amanat Nasional kota Palangka Raya ini.(Ytm/Lsn)













