Wagub Optimis Industri Kreatif Di Kalteng Dapat Dikembangkan

Wagub Kalteng Habib Ismail bin Yahya saat membuka kegiatan Family Gathering Usaha Kecil Menengah (UKM) Dalam Perkembangan Usaha di Gedung Tambun Bungai, Kamis (19/12) Sore. (Media Dayak/ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Wakil Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya optimis industri kreatif Kalteng dapat dikembangkan. Terlebih beberapa produk di daerah ini bernuansa budaya Kalteng yang akan turut memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Waguh mencontohkan di Kalteng ini ada batu khas yang biasa disebut Lilis Lamiang, yang sudah juga di kreasi menjadi perhiasan yang cukup dilirik oleh ibu-ibu dari Kalteng maupun luar Kalteng.
“Ikan Gabus yang dibuat abon dengan macam-macam rasa inipun sudah dipraktekkan, belum lagi kreasi anyaman yang begitu banyak diminati baik di dalam maupun luar negeri,” papar Wagub Habib Ismail bin Yahya saat membuka kegiatan Family Gathering Usaha Kecil Menengah (UKM) Dalam Perkembangan Usaha di Gedung Tambun Bungai, Kamis (19/12) Sore.
Meski demikian pihaknya menyadari, bahwa masih banyak kendala-kendala dan persoalan-persoalan yang ditemui. “Antara lain masih lemahnya kemampuan wirausaha, hasil produksi yang belum memenuhi standar, masih lemahnya memanfaatkan peluang pasar,” terang Wagub
Untuk itu lanjut Habib Ismail, saya perintahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah untuk saling bersinergi agar peningkatan kualitas usaha sekaligus kualitas kehidupan dapat dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu, Wagub mengingatkan betapa pentingnya motivasi dan semangat/spirit dari dalam diri sendiri yang sebagai penggerak perilaku diri dalam menjalankan kegiatan usaha.
“Saya berpesan kepada seluruh pelaku usaha untuk selalu memegang teguh nilai-nilai kewirausahaan yang meliputi ; percaya diri, berorientasi pada hasil, keberanian mengambil resiko, kepemimpinan, berorientasi pada masa depan, kreativitas dan inovasi. Jadi para pelaku usaha harus kreatif,” tegas Wagub Kalteng.
Lebih lanjut, Wagub mengatakan dalam mengahadapi era digital, para pelaku usaha sudah saatnya harus mampu beradaptasi dengan teknologi untuk menjalankan usahanya.
“Kemudahan-kemudahan yang akan diberikan melalui teknologi digitalisasi tadi sudah dimulai dari perijinan usaha mikro kecil sampai pemasaran, jadi memahami digital itu penting,” pungkas orang nomor dua di pemerintahan Kalteng Berkah ini.(YM)
image_print

Pos terkait