Tuah Toendan Dukung Reaksi Evandi Soal Mundurnya Direktur Perusda

Tuah Joseph Toendan. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pengusaha kawakan asal Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Tuah Joseph Toendan menyatakan mendukung respon keras anggota DPRD Gumas Evandi perihal pengunduran diri Mochamad Ramdhan dari jabatannya sebagai Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Gunung Mas (Gumas) periode 2019-2023.

“Apa yang disampaikan beliau (Evandi) bahwa pengunduran Mochamad Ramdhan dengan alasan ingin memberikan kesempatan kepada yang lain adalah alasan yang ecek-ecek, sangat tepat. Sebagai seorang Direktur, pengunduran diri dengan alasan seperti itu terlalu sederhana,” kata Tuah, Jumat (14/5/2021) melalui sambungan telepon.

Tuah menegaskan pernyataan Evandi di sebuah media online terkait pengunduran diri Mochamad Ramdhan sangat tepat. Dirinya mendukung penuh apa yang disampaikan Evandi.

“Pernyataan beliau bagus dan saya apresasi,” tukas Tuah.

Diberitakan sebelumnya, pengunduran diri Mochamad Ramdhan dari jabatannya sebagai Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Gunung Mas (Gumas) periode 2019-2023 menuai respon keras dari anggota DPRD Gumas Evandi.

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu menegaskan pengunduran Mochamad Ramdhan dengan alasan ingin memberikan kesempatan kepada yang lain adalah alasan yang ecek-ecek.

“Jangan gitu dong. Masa mundur dengan alasan begituan, alasan yang ecek-ecek. Andaikan kami (DPRD) punya kewenangan untuk mengabulkan atau tidak mengabulkan pengunduran dirinya, kami memilih tidak akan mengabulkannya,” tegas Evandi, Rabu(5/5) lalu.

“Kenapa (memilih tidak akan mengabulkan pengunduran),ya karena Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sudah mengeluarkan budget yang besar untuk Perusda. Masa  ditengah jalan direkturnya mundur,” sambung dia.

Yang harus dilakukan, lanjut dia, adalah meminta pertanggungjawaban dari yang bersangkutan terkait pengelolaan anggaran oleh Perusda selama ini.

“Sampai saat ini kami belum pernah menerima laporan perkembangan kegiatan usaha Perusda. Apakah ada keuntungan atau belum. Kami baca di sebuah media online, Direktur Perusda Gumas Perkasa mundur dengan alasan yang tidak logis. Masa untuk seorang direktur memberikan kesempatan kepada yang lain. Itu alasan yang sumir,” seru Evan.

Dia lantas menyarankan Ramdhan untuk mengurungkan niatnya mundur, dan melanjutkan memimpin Perusda Gumas Perkasa hingga tahun 2023, serta memberi pertanggungjawaban terhadap penggunaan dana yang dikelola Perusda selama ini, dan melaporkannya ke DPRD Gumas.

“Sebagai wakil rakyat yang mempercayakan anggaran penyertaan modal Pemkab Gumas untuk Perusda, kami ingin bukti pertanggungjawaban pengelolaan anggaran oleh Perusda. Jangan langsung mundur. Jangan mengulang kesalahan yang sama yang dilakukan Direksi Perusda sebelumnya,” ujar wakil rakyat dapil III tersebut.

Kalaupun Ramdhan tetap dengan keputusannya mundur, dia minta penggunaan dana oleh Perusda selama ini diaudit oleh BPK bahkan diaudit oleh aparat hukum, karena dia nilai ada indikasi yang aneh, kok tiba-tiba Ramdhan mundur.

“Jika memang dilakukan persiapan untuk penerimaan calon Direktur Perusda Gumas Perkasa pengganti Ramdhan, saya tidak membuka peluang untuk yang baru, saya tetap ingin dia (Mochamad Ramdhan) memberikan pertanggunghjawaban penggunaan anggaran oleh Perusda dan melaporkannya ke kami. Kalau hal itu sudah dilakukan, baru kita bicara lanjut atau tidak,” pungkasnya. (Nov/Lsn)

 

 

 

image_print

Pos terkait