Ketua TP Posyandu Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyerahkan bantuan secara simbolis, Jumat (14/6).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Pulang Pisau, Media Dayak
Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Kalteng terus mendorong transformasi layanan Posyandu dengan pendekatan terpadu berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan pelosok daerah.
Transformasi Posyandu ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, yang menekankan pembangunan dari desa ke kota. Pendekatan tersebut menegaskan komitmen Pemprov Kalteng dalam pemerataan dan keberlanjutan layanan kesehatan berbasis komunitas.
Ketua TP Posyandu Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menyampaikan harapannya agar program transformasi Posyandu ini dapat diimplementasikan secara optimal di 13 kabupaten dan 1 kota di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Transformasi Posyandu menandai era baru dalam pelayanan masyarakat. Jika sebelumnya Posyandu hanya fokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, kini berkembang menjadi pusat pelayanan enam bidang dasar,” ujar Aisyah dalam kegiatan Sosialisasi dan Implementasi Enam Bidang SPM di Posyandu Harapan, Desa Sakakajang, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (13/6).
Adapun enam bidang SPM yang dimaksud meliputi:
1. Kesehatan
2. Pendidikan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat
6. Sosial
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelaksanaan program, Pemprov Kalteng melalui TP Posyandu menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis. Bantuan tersebut mencakup:
50 paket bingkisan untuk anak-anak PAUD berisi alat tulis, kotak pensil, rautan, penghapus, tumbler, dan tempat makan; Peralatan Posyandu seperti satu unit timbangan bayi, timbangan injak, dua unit pita lila, serta dukungan pendampingan teknis; Satu set peralatan sanitasi air bersih;
Program bedah rumah bagi warga yang menempati rumah tidak layak huni (akan dilaksanakan di Desa Sakakajang); Satu unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR), edukasi dan simulasi aplikasi Satlinmas, serta pembinaan kader; 20 paket bantuan sosial berisi sembako seperti gula, minyak goreng, dan makanan ringan.
Dalam kesempatan tersebut, Aisyah juga berpesan kepada seluruh kader Posyandu agar senantiasa meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Posyandu merupakan garda terdepan yang memiliki peran penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Aisyah menyampaikan harapan agar kepengurusan TP Posyandu Kabupaten Pulang Pisau segera terbentuk. “Dengan terbentuknya kepengurusan ini, optimalisasi enam layanan dasar Posyandu dapat segera diimplementasikan secara merata di seluruh wilayah kabupaten,” pungkasnya.(MMC/YM/AW)












