Kuala Pembuang,Media Dayak
Sejumlah tokoh masyarakat,tokoh agama dan tokoh adat di Kabupaten Seruyan mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi jajaran Polri dan TNI, yang tiada kenal lelah menjaga ketertiban dan keamanan, saat serangkaian aksi unjuk rasa menolak hasil Pemilu, dilakukan massa pada 21 dan 22 Mei 2019 di sejumlah wilayah ibukota Jakarta.
Beberapa tokoh kabupaten Seruyan seperti H Abdurahman As tokoh agama di Kabupaten Seruyan,Ketua FKUB Seruyan Drs Argiansyah,Lukman Nulhakim selaku tokoh agama di kecamatan Seruyan Raya,Tokoh Masyarakat Danau Sembuluh Rusmanto Abdul Gani,Rudi Hartono tokoh masyarakat Rungau Raya,Damang Kepala Adat Kecamatan Seruyan Raya Drs Salundik Uhing dan mengatakan masyarakat Seruyan sangatmenghargai dan memberi apresiasi atas kerja keras aparat keamanan, yang terbukti profesional dan tidak terpancing emosi serta sangat humanis saat menjalankan tugas.
” Kami berikan penghargaan dan Apresiasi setinggi tingginya atas kinerja Aparat kemanan Polri dan TNI di lapangan yang telah berusaha melaksanakan tugasnya dengan maksimal tetap santun, profesional, dan Humanis tidak terpancing melakukan tindakan represif yang tidak diinginkan bersama,” kata sejumlah tokoh ini
Selain itu para tokoh di kabupaten yang berjuluk “Gawi Hatantiring “ini,mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali merekatkan persatuan usai pesta demokrasi tahun ini. Perbedaan politik yang terjadi beberapa bulan lalu, kata mereka, hendaklah dilupakan dan kembali bersama-sama membangun bangsa.
“Kita harus merajut kembali akar Kebinekaan yang sempat goyah, hingga semua orang harus saling berjabat tangan, saling berpelukan sama-sama bangun Indonesia dengan persatuan sesuai sila ketiga Pancasila yakni Persatuan Indonesia,”ucapnya.
Selain itu,Ketua FKUB Seruyan Drs Argiansyah juga mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma’ruf Amin yang telah di umumkan KPU RI sebagai peraih suara terbanyak pada Pilpres 2019.
“Kami ucapkan selamat kepada Ir.H Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin semoga bisa membawa bangsa indonesia lebih baik maju dan bermartabat ,” tutupnya. (Rul/Lsn)











