Tingkatkan Upaya Penanganan HIV-AIDS

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Evi Kahayanti. (Media Dayak/Dok DPRD Kalteng)
 
Palangka Raya, Media Dayak
 
HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit.
 
HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (acquired immunodeficiency syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.
 
HIV-AIDS merupakan salah satu penyakit yang menakutkan bagi penderitanya, pasalnya banyak dari penderitanya berujung kepada kematian. 
 
Di Kalteng berdasarkan data dalam 5 tahun terakhir ada begitu banyak yang terjangkit HIV-AIDS. Oleh karenanya Anggota DPRD Kalteng, Evi Kahayanti barharap adanya peningkatan dalam upaya penanganan kasus HIV -AIDS di wilayah Bumi Tambun Bungai ini.
 
“Harapan kami, kasus ini (HIV-AIDS, red) harus dapat diatasi dengan baik, jangan sampai ada begitu banyak masyarakat yang terjangkit. Lantaran, penyakit tersebut bisa mengakibatkan kematian, penanganannya harus lebih digencarkan lagi,” katanya menyampaikan saran akhir pekan lalu.
 
Selanjutnya pihaknya mendukung upaya penanganan kasus HIV-AIDS yang dilakukan oleh pemerintah selama ini. Evi menilai hal demikian perlu dilakukan secara terus-menerus guna menekan angka penularannya di masyarakat.
 
“Pada sisi lain kami juga mengimbau masyarakat supaya dapat menjalankan pola hidup bersih dan sehat, juga mencintai keluarga, menguatkan keimanan serta turut mengedukasi tentang bahaya HIV-AIDS,” pesannya.
 
Menurut Srikandi Dewan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng ini selain peran dari pemerintah dalam menangani HIV-AIDS perlunya peran orang sekitar untuk memberikan edukasi.
 
“Tentunya peran keluarga juga sangat penting khususnya para orang tua memberikan edukasi kepada anak-anaknya supaya mengetahui bahaya HIV-AIDS bagi kesehatan,” pungkasnya Evi Kahayanti (Ytm/ Lsn)
 
 
image_print

Pos terkait