Ancaman Narkoba Kian Mengkhawatirkan, DPRD Kalteng Dorong Edukasi Masif

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Toga Hamonangan Nadeak
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Ditengah rencana pembentukan Posko Terpadu Anti Narkoba oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, perhatian DPRD Kalteng tertuju pada ancaman peredaran narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
 
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Toga Hamonangan Nadeak, mengungkapkan bahwa kondisi saat ini menjadi sinyal serius yang harus segera direspons dengan langkah pencegahan yang lebih kuat dan terarah.
 
“Perlu sosialisasi yang masif agar masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba,” terang politisi Partai NasDem Kalteng ini, Senin (27/4/2026).
 
Ia menekankan bahwa pendekatan edukasi harus menjadi prioritas, tidak hanya mengandalkan penindakan hukum semata. Menurutnya, keterlibatan semua pihak sangat penting dalam upaya menekan peredaran narkoba di daerah.
 
Selain itu, Toga juga mengingatkan bahwa jenis narkoba yang beredar saat ini semakin beragam, mulai dari bentuk pil hingga cair, sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi dari masyarakat.
 
Di sisi lain, maraknya pengungkapan kasus dengan jumlah barang bukti besar di Kalteng menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius dan diduga melibatkan jaringan yang terorganisir.
 
Karena itu, ia mendorong agar upaya pencegahan melalui edukasi berjalan seiring dengan penindakan, sehingga tidak hanya menekan peredaran, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat dari bahaya narkoba.(YM/Aw)
image_print

Pos terkait