Tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng Suyuti Syamsul saat mewakili Gubernur Kalteng saat gelar pers release. (Media Dayak/Diskominfo).
Palangka Raya, Media Dayak
Tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) mengungkapkan pada hari Minggu 5 April 2020 kemarin, untuk pertama kalinya ada kasus, bukan kasus impor atau yang di sebut juga nama transmisi lokal terhadap pasien yang dirawat di RSUD Doris Sylvanus kota Palangka Raya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui Wakil Kepala Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng dr. Suyuti Syamsul, Minggu (5/4) sore.
“Penularan lokal sudah terjadi khususnya di Palangka Raya. Jadi yang dimaksud dengan transmisi lokal ini adalah, pasien yang dinyatakan positif tetapi tidak pernah kemana-mana, atau keluar kota,” terang Suyuti mewakili Gubernur Kalteng saat di hubungi via sambutan telpon WhatsAppnya menjelaskan.
Pihaknya mengungkapkan,pasien positif covid-19 tersebut,telah terpapar dari saudaranya yang sebelumnya dinyatakan positif dan saat ini masih di RSUD Doris Sylvanus kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng inipun kembali menghimbau masih Kalteng, khususnya kota Palangka Raya. “Tetap tinggal di rumah, jaga jarak, rajin cuci tangan dan jangan sentuh muka jika tidak yakin tangan bersih,” pesannya.
Dari hasil dari peta sebaran update situasi Kalteng terkini, terkonfirmasi sebanyak 19 orang, sembuh 5 orang, dalam perawatan covid-19 sebanyak 14 orang, ODP 593 orang, PDP 54 orang, dan sampai berita ini diturunkan tidak ada yang meninggal karena positif covid-19.
Data bersifat kumulatif, sehingga meskipun terdapat pasien sembuh jumlah pasien positif tidak berubah dan zona merah tidak berganti.(Ytm/Lsn)













