Tenaga Medis dan Fasilitas RSUD Bartim Terus Ditingkatkan

dr Jimmi WS Hutagalung

Tamiang Layang, Media Dayak

Bacaan Lainnya

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng) akan terus mengembangkan Rumah Sakit Umum Daerah Tamiang Layang mulai dari peningkatan sumber daya manusia hingga penambahan bangunan baru untuk rawat inap.\

Direktur RSUD Tamiang Layang dr Jimmi Hutagalung mengatakan, pengembangan terus dilakukan dan pada tahun 2019 dikhususkan untuk peningkatan sumber daya manusianya, baik dokter maupun perawat.

“Tahun 2019, kita mendapat alokasi dana untuk pembangunan intalasi loudrt dan intalasi central sterile supply department (CSSD). Sedangkan penambahan ruangan rawat inap kelas 1, 2 dan 3 akan dilaksanakan tahun 2020,” kata Jimmi di Tamiang Layang, Jum’at.

Menurutnya, penambahan ruangan akan dibangun masih satu lokasi dengan RSUD Tamiang Layang, tepatnya pada bagian belakang dan samping. Dari luas tanah, masih ada lahan kosong dibagian tersebut yang belum digarap.

Ruangan rawat inap yang ditambah yakni ruang rawat inap kelas 3, 2 dan 1. Saat ini, daya tampung ruang rawat inap kelas 3 tersedia untuk 37 pasien, kelas 2 untuk 20 ruangan dan kelas 1 ada 14 ruangan.

“Untuk pelayanan kesehatan saat ini terus mengalami peningkatan. Jika dihitung, peningkatan pelayanan kesehatan meningkatan tajam dengan kisaran 200 persen. Hal ini bisa dilihat dari kunjungan pasien rawat inap,” beber Jimmi.

Jika ruangan penuh atau kondisi pasien sangat memerlukan perawatan yang lebih intensif maka pasien akan diberikan surat rujukan ke rumah sakit terdekat seperti di Tanjung, Tabalong atau ke Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalsel.

Dia juga menjelaskan layanan untuk pasien pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atau kartu Jaminan Kesehatan Nasional, atau Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) juga berpengaruh terhadap peningkatan rawat inap.

“Pada umumnya masyarakat yang memegang kartu BPJS Kesehatan atau JKN –  menggunakan kelas 3. Kalau penuh, maka terpaksa pasien harus naik kelas,”ungkap Jimmi.
Hal ini, lanjutnya, tentunya menjadi bahan pertimbangan dan menjadi bahan pelaporan kepada Bupati Bartim Ampera AY Mebas selaku pengambil kebijakan pembangunan.

Saat ini RSUD Tamiang Layang bertipe C dengan memiliki dokter spesialis penyakit dalam, spesialis gigi, spesialis THT, spesialis bedah, spesialis anak dan spesialis kandungan. (Ant) 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *