Soal Gizi Buruk dan Stanting Harus Jadi Program Prioritas

Mariani

 Sampit, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Mariani menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk penanganan maksimal kasus gizi buruk dan stunting di daerah tersebut. “Oleh sebab itu pelayanan perawatan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap makanan, pola asuh, dan pelayanan kesehatan serta meminimalkan segala bentuk malnutrisi.”katanya 

Politikus Golkar Kotim ini menyebutkan jika di Kotim  tahun 2021 lalu Kecamatan Teluk Sampit terdapat balita untuk ukuran tinggi badan yang sangat pendek sebanyak 61 balita, gizi pendek sebanyak 113 balita serta gizi pendek dan sangat pendek sebanyak 174 balita atau sekitar 29 persen. “Sedangkan untuk balita yang mengalami gizi buruk di Kecamatan Teluk Sampit sebanyak 32 balita, kurang gizi 90 balita maka total balita yang mengalami gizi buruk dan kurang gizi yakni 122 balita atau sekitar 20persen. jika melihat data tersebut sebaiknya pemerintah daerah harus lebih seriys lagi”kata Mariani.

Dia menyakini masih ada kecamatan lainnya yang terjadi serupa. Dia hanya mengambil sampel hanya satu kecamatan di luar Kota Sampit saja masih ada 17 Kecamatan lainnya yang perlu jadi atensi dan perhatian pemerintah daerah. “Itu data satu kecamatan saja kita blm tau kecamatan lain oleh sebab otu dinas kesehatan harus lebih serius lagi. Dan saya harap ini harus jdi program prioritas nanti ,”tegasnya. (Emi/Lsn)

image_print

Pos terkait