Siswandi
Palangka Raya, Media Dayak
Pendidikan merupakan salah satu sektor penting yang menjadi ujung tombak dalam pembangunan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga sektor pendidikan harus mendapat mendapat perhatian baik dari ketersediaan fasilitas belajar mengajar, hingga tenaga pendidik/Guru yang memadai.
Namun, permasalahan yang saat ini harus dihadapi adalah masih minimnya fasilitas belajar mengajar serta tenaga Guru, khususnya diwilayah pelosok Kalimantan Tengah (Kalteng), salah satunya seperti SMAN 1 Seribu Riam di Kecamatan Seribu Riam, Kabupaten Murung Raya, yang saat ini kekurangan tenaga Guru.
Menurut anggota DPRD Kalteng Siswandi, pada saat melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah setempat dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat, banyak masukan dan keinginan dari masyarakat agar pemerintah dapat mengalokasikan penambahan guru di SMAN 1 Seribu Riam, mengingat bahwa saat ini tenaga pengajar di sekolah tersebut sangatlah minim.
Bahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, guru yang ada dan aktif di SMAN 1 Seribu Riam, hanya 3 orang yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 2 orang tenaga honorer.
“Melihat dari kuantitas tenaga pengajar, memang sangat kurang dan tidak ideal untuk aktifitas pendidikan di SMA Negeri seperti itu. Saya pikir, permintaan yang diajukan oleh masyarakat tersebut sangatlah masuk akal,” Ucap Siswandi, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Selasa (26/5).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Kabupaten Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Murung Raya ini juga mengungkapkan, adanya masalah kekurangan Guru di wilayah pelosok Kalteng, tetap harus menjadi perhatian utama Pemerintah khususnya Dinas/Instansi terkait, walaupun saat ini Indonesia tengah diterpa oleh beragam permasalahan , salah slatunya yaitu Pandemi Corona Virues Disease 2019 (COVID-19).
“Kita mengerti bahwa saat ini Indonesia khususnya Kalteng tengah dihadapkan dengan beragam permasalah, salah satunya yaitu Pandemi COVID-19. Namun masalah Pendidikan juga tidak luput dari perhatian kita bersama, mengingat hal ini demi mewujudkan generasi bangsa yang unggul, berkualitas, serta siap bersaing dalam dunia kerja diberbagai sektoral,”Ujar anggota anggota Komisi IV DPRD Kalteng, yang membidangi Infrastruktur, komunikasi, perhubungan dan ketenagakerjaan ini.
Selain itu, dirinya juga berharap agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti usulan dari masyarakat tersebut, demi peningkatan mutu dan kualitas dunia pendidikan Kalteng agar menjadi lebih baik lagi.
“Harapannya agar pemerintah melalui instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dapat segera menindaklanjuti permasalahan ini. Ini bertujuan semata-mata agar dunia pendidikan Kalteng, bisa ada pemerataan di setiap daerah baik di kota maupun di ujung pelosok, bisa sama kualitas SDM nya,” Pungkas Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini. (Nvd)











