Anggota DPRD Provinsi Kalteng Abdul Hafid (Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerataan pembangunan infrastruktur dinilai menjadi langkah strategis untuk membuka potensi ekonomi di berbagai wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
Akses jalan, jembatan, hingga sarana transportasi yang memadai diyakini mampu memperlancar distribusi hasil produksi, menarik investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, mengatakan pembangunan infrastruktur harus terus menjadi perhatian pemerintah daerah karena menjadi fondasi bagi kemajuan berbagai sektor unggulan.
Menurutnya, infrastruktur yang berkualitas tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan daya saing daerah. Dengan konektivitas yang semakin baik, aktivitas ekonomi akan tumbuh lebih cepat dan akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik menjadi lebih mudah.
“Peningkatan kualitas infrastruktur harus terus dilakukan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” katanya, Senin (29/6/2026).
Hafid menjelaskan, pembangunan infrastruktur perlu diiringi dengan pengembangan sektor strategis, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, dan pariwisata. Sinergi tersebut dinilai akan menciptakan efisiensi distribusi hasil produksi sekaligus memperluas peluang investasi di Kalteng.
Ia juga mengingatkan masih ada sejumlah wilayah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur agar potensi ekonomi lokal dapat berkembang secara maksimal.
Karena itu, pembangunan harus dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar pembangunan infrastruktur benar-benar tepat sasaran dan mampu mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)











