Rertibusi Tambat Labuh Dishub Lampaui Target

TONGKANG BATU BARA– Tongkang bermuatan batu bara saat tambat disalah satu tempat di perairan sungai Barito. (Media Dayak:ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kinerja pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara (Batara), khususnya dalam perannya menyumbangkan pendapat asli daerah (PAD) pantas mendapat acungan jempol. Per bulan Agustus 2019, PAD yang dihasilkan pihaknya telah menembus target yang telah ditetapkan, terkhusus untuk retribusi tambat labuh yang dikelola oleh Bidang Sungai Dinas Perhubungan.

Kepala Dinas Perhubungan, H Fery Kusmiadi melalui Plt Sekertaris Dinas, Buana Pati membeberkan, bahwa untuk perolehan PAD dari hasil retribusi tambat labuh per bulan Agustus 2019 telah melebih target yang ditetapkan. Target yang ditetapkan pemerintah kabupaten Batara untuk rertibusi ini sebesar Rp3 miliar, sementara perolehan telah mencapai Rp3,83 miliar.

“Untuk target PAD Bidang Sungai Dinas Perhubungan tahun 2019 ini telah melebehi target yang telah ditetapkan, tahun lalu perolehan PAD dari retribusi tambat labuh ini juga melampaui target dengan realisasi Rp 3,5 miliar,” ucap Buana Pati, Minggu.

Tingginya perolehan PAD dari jasa tambat labuh bidang sungai ini bahkan telah melebihi total target Pendapatan Disbub secara keseluruhan yang telah ditetapkan sebesar Rp3,074 miliar untuk tahun 2019 ini.

Faktor yang menyebabkan tingginya pendapatan dari jasa tambat labuh ini, lantaran hasil produktivitas perusahaan yang juga tinggi di daerah ini, sehingga juga berdampak terhadap banyak angkutan hasil produksi perusahaan yang melintas di perairan sungai Barito.

Pendapatan dari retribusi tambat labuh ini masih berpotensi akan bertambah lagi, sehubung dengan masih adanya waktu yang tersisa.

“Ini tergantung dari kondisi alam (air aungai Barito-red) dan juga produksi perusahaan-perusahaan di daerah ini,” pungkasnya. (lna)

 

image_print

Pos terkait