Pertamina Tambah Armada, Beberapa SPBU Beroperasi 24 Jam di Palangka Raya

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani (kanan) didampingi Area Manager Communication, Relations & CSR di PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun saat di wawancara awak media, Sabtu (9/5/2026)(Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak
 
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mengoptimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Tengah (Kalteng) guna memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengatasi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya dan sekitarnya.
 
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani mengatakan, pihaknya bersama mitra kerja SPBU melakukan berbagai langkah strategis agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
 
“Kami bersama mitra kami, yakni SPBU di Kota Palangka Raya dan sekitarnya, mengoperasikan layanan 24 jam di beberapa titik untuk membantu mengurai antrean,” ungkapnya di Kantor Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Kalteng, Sabtu (9/5/2026).
 
Selain itu, beberapa SPBU di Kota Palangka Raya dan sekitarnya juga dioperasikan selama 24 jam guna membantu mempercepat pelayanan kepada masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan BBM.
 
Pertamina juga mengoptimalkan suplai BBM dari Terminal BBM Pulang Pisau dengan dukungan tambahan pasokan dari Terminal BBM Banjarmasin. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya konsumsi BBM.
 
Untuk memperkuat distribusi, Pertamina menambah 54 persen armada mobil tangki yang disiagakan khusus melayani lebih dari 20 SPBU di wilayah Kota Palangka Raya. Penambahan armada ini diharapkan dapat mempercepat penyaluran BBM ke seluruh titik layanan.
 
Isfahani menegaskan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bersama seluruh mitra berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM dalam beberapa hari ke depan.
 
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik karena stok BBM dalam kondisi aman. Ketahanan stok saat ini lebih dari delapan hari dan pengiriman selanjutnya sudah terjadwal sesuai perencanaan,” tegasnya.
 
Adapun stok BBM di Kalteng per Sabtu 9 Mei 2026 tercatat untuk Pertalite mencapai 1.172.000 liter dan Biosolar sebanyak 3.300.000 liter. Pertamina memastikan distribusi BBM akan terus dioptimalkan secara terintegrasi di seluruh wilayah Kalimantan guna menjaga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan pelayanan berjalan prima.
 
Isfahani menambahkan, sinergi antara Pertamina, mitra SPBU, pemerintah daerah, dan rekan media diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran distribusi BBM serta memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat sehingga kondisi tetap kondusif.
 
“Dengan kerja sama seluruh pihak, kami berharap kepadatan antrean di berbagai titik layanan dapat segera terurai dan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” tutupnya. (YM/Aw)
image_print

Pos terkait