Kadis PU Baryen bersama Kabid Bina Marga Bambang Jaya saat turut serta memantau persiapan penanganan kerusakan jalan Palangka Raya-Kuala Kurun yang melintasi Kabupaten Gumas. (Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Persiapan penanganan kerusakan jalan Palangka Raya-Kuala Kurun yang melintasi Kabupaten Gunung Mas (Gumas) saat ini tengah dilakukan. Sejumlah alat berat dari rekanan PBS batu bara sudah ada di Desa Tanjung Karitak Kecamatan Sepang. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Gumas Baryen, Selasa (4/1).
“Alat berat yang ada di sini, yakni vibro, excavator, dan grader, alat berat lainnya juga akan menyusul. Keberadaan alat berat ini dalam persiapan mendukung perbaikan kerusakan jalan yang ada,” ujar Baryen.
Baryen menjelaskan, tahapan persiapan meliputi pembentukan badan jalan, perlatan dan pematangan. Pada tahapan selanjutnya, yaitu finishing, alat berat untuk pengaspalan akan dikerahkan.
“Beberapa armada truk nantinya juga digunakan untuk mengangkut material, termasuk material tambahan yang digunakan untuk perbaikan jalan, dan membuang material-material yang mungkin sekarang ada di jalan namun tidak standar,” urai Baryen didampingi Kepala Bidang Bina Marga Bambang Jaya.
Selanjutnya, kata Baryen, besok (hari ini) pihaknya bersama rekanan PBS akan melakukan pengukuran bersama, untuk memastikan titik-titik penanganan kerusakan, memastikan apa yang dilakuka, karena setiap segmen berbeda penanganannya.
“Ada yang memerlukan penanganan pembuangan air, ada yang memerlukan peninggian dan lainnya. Karena ini jalan provinsi, dalam penanganannya harus mengikuti desain dan standar yang sudah ditetapkan provinsi,” tuturnya.
Selain itu, tambah dia, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan camat dan kepala desa, lantaran beberapa segmen yang memerlukan pembuangan air. Hal itu membutuhkan dukungan masyarakat untuk bisa memfasilitasi sehingga ada sodetan yang digunakan untuk membuang air supaya tidak menggenangi badan jalan.
“Kita harapkan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. PBS yang belum merespon surat dari Pak Bupati, kita harapkan segera merespon, dengan melaksanakan perbaikan jalan yang rusak. Kita juga berharap truk angkutan PBS tidak ODOL (Over Dimension and Over Load). Hal ini demi kebaikan kita bersama,” kata Baryen memungkasi. (Nov/Lsn)












