Peringatan HUT Katingan Biasa Saja

Muhamad Efendi dan Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Katingan disaat menghadiri HUT Katingan XX, Rabu (20/7/2022), di Tumbang Samba.(Media Dayak/ Ist)
 
Kasongan, Media Dayak 
 
 Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Katingan XX biasa saja, berjalan lancar dan kondunsif. Demikian yang dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Muhamad Efendi kepada sejumlah awak media, Rabu (20/7/2022) saat dirinya bersama anggota dewan lainnya menghadiri peringatan tersebut.
 
Maksudhya, sama ketika upacara peringatan-peringatan HUT Kabupaten sebelumnya, yang dilaksanakan di Kasongan, Ibukota Kabupaten Katingan. “Meskipun ada yang kurang, tapi kekurangan tersebut tidak menghilangkan kegembiraan dan rasa bangga bagi masyarakat Tumbang Samba dan sekitarnya,” aku Fendi.
 
Di tempat terpisah, Rudi Hartono yang juga anggota DPRD Kabupaten Katingan dari Partai Golkar ini merasa bangga serta berterimakasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, dengan dilaksanakannya upacara peringatan HUT Kabupaten Katingan di Ibukota Kecamatan Katingan Tengah. “Pasalnya, setelah 20 tahun usia Katingan, baru kali ini dilaksanakan di Tumbang Samba,” ujar anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini.
 
Yang lebih membanggakan lagi menurutnya, peringatan HUT Kabupaten Katingan pada hari itu menurutnya, dirangkai pula dengan peresmian Rumah Sakit (RS) Pratama yang menghabiskan dana puluhan miliar. 
 
Pasalnya, dengan diresmikannya  RS tersebut  berarti belasan ribu masyarakat di wilayah hulu, jika ingin rawat inap tidak lagi harus dirujuk ke Rumah Sakit Mas Amsyar yang ada di Kasongan. “Tapi, cukup di RS Pratama yang sudah diresmikan di Tumbang Samba ini saja,” katanya.
 
Terkait dengan diresmikannya RS Pratama tersebut, dirinya berharap kepada Pemkab Katingan melalui Dinas Kesehatan setempat agar melengkapi pula beberapa dokter umum dan sejumlah dokter spesialis, seperti dokter spesialis anak dan spesialis bedah. 
 
Maksudnya, lanjutnya, jangan hanya alkesnya saja yang lengkap, tapi sejumlah dokternya pun harus dilengkapi pula. “Sehingga, RS Pratama bisa maksimal dalam memberikan pelayanannya kepada masyarakat Tumbang Samba dan sekitarnya,” harap mantan anggota PWI Kabupaten Katingan ini. (Kas/Lsn)
 
 
 
image_print

Pos terkait