Pemprov Terus Berupaya Susun Perencanaan Pembangunan Daerah Optimal

Sekda Kalteng saat membuka Acara Focus Group Discussion (FGD) Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2019, Kamis (28/2).(Media Dayak/Yanting)

Bacaan Lainnya

Palangka Raya, Media Dayak

      Sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa pendekatan yang digunakan dalam perencanaan pembangunan adalah politik, teknokratik, partisipatif, atas-bawah (top-down), dan bawah-atas (bottom-up). Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Acara Focus Group Discussion (FGD) Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2019, Kamis (28/2).

Dikatakan Sekda Kalteng, Pemerintah provinsi ini, senantiasa berupaya agar dalam perencanaan pembangunan daerah secara optimal terus melibatkan semua pihak yang berkepentingan terhadap pembangunan di Kalimantan Tengah, dengan mendayagunakan semua potensi yang ada menuju Kalteng BERKAH. 

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat dipengaruhi oleh bagaimana pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah melalui integrasi, sinkronisasi, dan sinergi perencanaan antara pusat dengan daerah, sehingga kami terus berupaya untuk meningkatkan koordinasi dengan seluruh pelaku pembanguman baik di tingkat pusat maupun di daerah serta terus melakukan inovasi dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan” ucap Sekda mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran.

Pada kegiatan tersebut, Sekda Kalteng mengucapkan terima kasih terhadap upaya-upaya yang dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai institusi pembina perencanaan pembangunan dalam mendorong provinsi dan kabupaten/kota untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan target dan sasaran yang direncanakan. 

“Kami juga menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Tim Penyelenggara Pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah Kementerian Pembangunan Nasional/Bappenas, bahwa Provinsi Kalimantan Tengah untuk keempat kalinya secara berturut-turut bisa masuk dalam penilaian tahap ll atau 17 besar nasional, dan bahkan untuk untuk tahun ini menjadi satu-satunya provinsi di Kalimantan yang masuk dalam penilaian tahap ll,” tutur Fahrizal Fitri.

Melalui kegiatan FGD tersebut, Fahrizal berharap, kegiatan verifikasi Lapangan terhadap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah Provinsi Kalteng dalam rangka Pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2019, dapat berjalan dengan baik.(YM)

image_print

Pos terkait