Pemprov Kalteng Dukung Pengembangan Bendungan Karau Bartim

Foto : Kadislutkan Provinsi Kalteng  Darliansjah berfoto bersama Kepala Diskannak Kabupaten Bartim Mishael beserta rombongan, Kamis (7/4/2022).(Media Dayak/MMC)
 
Palangka Raya, Media Dayak
 
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng  Darliansjah menerima kedatangan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Mishael beserta rombongan di ruang kerjanya pada Kamis (7/4/2022). 
 
Kedatangan Kepala Diskannak Kabupaten Bartim ini dalam rangka konsultasi dan koordinasi pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Bartim, khususnya di Bendungan Karau.
 
Kepala Diskannak Kabupaten Bartim yang didampingi Kabid Perikanan Noveta Wijanti dan Kepala Subbag Perencanaan dan Program Ahiniati menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukannya bersama rombongan ini merupakan bentuk koordinasi pengembangan dan pengelolaan kawasan perikanan yang terdapat di Kabupaten Bartim.
 
“Kedatangan kami hari ini dalam rangka menyinkronkan program dan kegiatan perikanan di Kabupaten Bartim, terutama mengkoordinasikan kegiatan pengembangan potensi perikanan di kawasan Bendungan Karau yang berada di Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barti. karena potensi Bendungan Karau ini sebenarnya sangat besar namun belum dikembangkan dengan optimal,” ucap Mishael.
 
Mendengar penjelasan Kepala Diskannak Kabupaten Bartim, Kadislutkan Provinsi Kalteng Darliansjah menjelaskan dalam menangani pengelolaan Bendungan Karau ini perlu segera dilakukan survei awal dengan mengecek kualitas air di bendungan tersebut serta mengecek jenis ikan yang berpotensi untuk dibudidayakan di kawasan Bendungan Karau. 
 
“Langkah selanjutnya membuat konsep pengembangannya serta mengajukan proposal ke Pemprov Kalteng untuk dapat ditindaklanjuti,” jelas Darliansjah
 
Pada dasarnya Pemprov Kalteng siap mendukung komitmen dari Kepala Daerah di Kabupaten terutama dalam pengembangan sektor perikanan dan sesuai arahan Bapak Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bahwa untuk pengajuan pengembangan sektor ini agar dapat segera membuat DED (Detail Engineering Design)
 
“Sedangkan untuk pengusulan kegiatan DAK harus tetap sinergis dengan tema kegiatan yang ada di provinsi sehingga sangat diperlukan untuk saling berkoordinasi dalam menyinergiskan program dan kegiatan agar program dan kegiatan daerah dapat berjalan optimal,” terang Darliansjah.
 
Di akhir pertemuan, Darliansjah kembali mengingatkan agar Diskannak Kabupaten Bartim dapat berperan aktif dalam melakukan pemetaan ikan lokal yang potensial untuk diekspor. Selain itu, memberikan motivasi kepada para pelaku usaha untuk mengekspor produk perikanan lokal yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing ke pasar global. (MMC/Ytm/Lsn)
 
 
 
 
image_print

Pos terkait