SAG Kalteng Yuas Elko saat menyampaikan sambutan, di Best Western Hotel Batang Garing, Kamis (9/11).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Staf Ahli Gubernur (SAG) Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko mewakili Gubernur Kalteng membuka secara resmi kegiatan Diseminasi Perlindungan Terhadap Wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalteng, bertempat di Hotel Best Western Batang Garing, Kamis (9/11).
Gubernur Kalteng, melalui Staf ahlinya menyampaikan kasus kekerasan, pelecehan, dan gugatan terhadap wartawan sering kali terjadi, ada yang memang berakhir damai, ada pula yang berakhir di persidangan. Karena itu, perlindungan terhadap wartawan menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman dalam pelaksanaan tugasnya.
“Kami tentunya sangat mendukung agenda yang dibuat PWI Provinsi Kalteng untuk memberikan pencerahan dan pemahaman terkait posisi perlindungan terhadap wartawan di Bumi Tambun Bungai. Wartawan merupakan manusia biasa yang tentunya tidak lepas dari salah dan khilaf, sehingga dalam melaksanakan tugas perlu jaminan keamanan,” tutur Yuas.
Memasuki pesta Demokrasi Pemilu dan Pilkada serentak 2024, secara khusus Yuas Elko berpesan kepada insan pers di Kalteng, untuk mampu terus bekerja secara baik dan profesional, menjaga kondusifitas daerah, dan dapat membantu pemerintah dalam menangkal berita bohong atau hoaks, yang dapat memecah-belah persaudaraan yang selama ini sudah terjaga dengan baik di Kalteng. Ia juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk memerangi dan melawan hoaks.
“Selama ini pemerintah provinsi telah menjalin kemitraan yang baik bersama banyak perusahaan media di wilayah setempat, sebab pers dan pemerintah harus bisa saling mendukung guna menyukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan, sehingga seluruh masyarakat khususnya di Kalteng bisa mengetahuinya,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, pers memiliki peran strategis dalam menyukseskan pembangunan. Pers memiliki peran penting membantu pemerintah pusat maupun Daerah, agar setiap program maupun kegiatan bisa terlaksana dengan baik. Tanpa adanya pers, tentu pemerintah tidak bisa menyampaikan berbagai informasi mengenai pembangunan secara optimal kepada masyarakat.
“Pemprov sangat menyadari fungsi pers dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. Pemprov memberikan keleluasaan terhadap pers dalam berkarya. Bahkan pers diberikan posisi yang strategis dalam kemitraan bersama dengan Pemprov Kalteng. Tentunya kemitraan yang saling menguntungkan,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Yuas Elko juga menekankan agar setiap wartawan atau jurnalis dapat mempedomi serta memahami dan menguasai kode etik jurnalistik agar dapat menjalankan aktivitas jurnalistiknya dengan baik dan benar.
Ketua PWI Kalteng M Haris Sadikin dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kalteng yang selalu mendukung peningkatan sumber daya wartawan di Kalteng melalui dana hibahnya.(MMC/YM/AW)











