Pemprov Kalteng Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Akses Digital

Said Ismail didampingi Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ((Disperindag) Provinsi Kalteng, Zenita, saat menggelar Konferensi Pers terkait kegiatan Gekar Karya Kalteng 2019, dilapangan Temanggung Tilung, kemarin.(Media Dayak/Novan)

Bacaan Lainnya

Palangka Raya, Media Dayak

         Di era berkembang pesatnya teknologi digital, masyarakat atau pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang bergelut dalam bidang ekonomi dan bisnis, tentu diharuskan untuk mengikuti dan memanfaatkan kemudahan akses yang ditawarkan oleh teknologi digital tersebut, salah satunya transaksi dan promisi dengan sistem daring atau biasa di sebut Electronic Commercial (E-Commers).

Di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sendiri, terdapat ratusan bahkan ribuan pelaku usaha/UMKM yang menawarkan berbagai macam produk khas daerah. Oleh karena itu, akan sangat disayangkan apabila produk-produk tersebut, tidak dipromosikan menggunakan akses digitas, mengingat cakupan sistem Daring, tidak hanya sebatas satu wilayah melainkan membuka akses promosi ke seluruh dunia.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Dinas/Instansi terkait terus berupaya mendorong para pelaku usaha dan UMKM untuk terus berkreatif serta berinovasi dalam melihat peluang dari E-Commers, sehingga produk-produk asli Kalteng bisa dikenal tidak hanya ditingkat Nasional, tetapi juga dikenal hingga ke taraf internasional.

Wakil Gubernur Provinsi Kalteng, Habib H. Said Ismail, saat membuka secara langsung kegiatan Gelar Karya Kalteng 2019, di lapangan Pameran Temanggung Tilung Sabtu (16/3) kemarin mengungkapkan, bahwa saat ini, sudah saatnya para pelaku usaha dan UMKM beralih dari promosi statis ke promosi Dinamis, dengan penggunaam sistematis Digital. Pasalnya penggunaan sistemasi digital, dinilai lebih efisien dalam berbagai hal seperti promosi produk lokal.

“Tidak bisa kita pungkiri bahwa saat ini, teknologi berbasis digital telah mendominasi berbagai bidang, salah satunya yaitu dibidang ekonomi dan bisnis dan memanfaatkan kemudahan akses informasi maupun transaksi daring atau biasa disebut E-Commers. Sehingga para pelaku usaha diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman, dengan mulai memanfaatkan teknologi digital, khususnya bagi pelaku usaha di Kalimantan Tengah,” ucap Said Ismail.

Dikatakan Said Ismail, pemanfaatkan akses digital bagi pelaku usaha atau UMKM, bisa dengan cara menampilkan produk-produk asli Kalteng pada situs-situ Website, dimana website tersebut dapat dibuat sendiri oleh sipelaku usaha, sehingga masyarakat yang tinggal di luar Bumi Tambun Bungai bisa dengan mudah mengetahui apa saja produk asli Kalteng dan bisa mendapatkan produk tersebut melalui transaksi virtual yang tersedia pada Website.

“Sasaran kita tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi bagaimana caranya agar masyarakat diluar Kalteng bisa mengetahui, apa saja produk – produk asli Kalteng dan bisa mendapatkan produk tersebut melalui transaksi virtual melalui yang namanya Website. Bahkan Website bisa dibuat sendiri oleh sipelaku usaha, jadi jangan ragu untuk memanfaatkan sistem digital sehingga perekonomian kalteng kedepannya bisa lebih maju,” pungkasnya.(Nvd)

image_print

Pos terkait