Bupati Hj. Nurhidayah dan Wakil Bupati Kobar beserta Jajaran bersama Ketua KONI Kobar usai penandatanganan NPHD, di Aula Sangga Buana, Kantor Bupati Kobar, Rabu (11/2/2026) (Media Dayak/Riduan)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sekaligus melaunching Training Center (TC) cabang olahraga untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Sangga Buana, Kantor Bupati Kobar, Rabu (11/2).
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi atlet Kobar agar mampu bersaing serta meraih hasil maksimal pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat strategis. Penandatanganan NPHD merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan serta pengembangan olahraga prestasi di Kotawaringin Barat.
“Pemberian hibah daerah kepada KONI bukan sekadar dukungan finansial, melainkan bagian dari kebijakan pembangunan daerah di bidang kepemudaan dan olahraga yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, dan prestasi atlet di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pada ajang Porprov tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan. Karena itu, launching Training Center menjadi momentum penting dimulainya pemusatan latihan yang lebih terarah, terpadu, dan terukur.
Menurutnya, Training Center bukan hanya tempat berlatih fisik, tetapi juga pusat pembinaan yang mencakup peningkatan teknik, taktik, strategi, serta penguatan mental dan karakter atlet. Di tempat tersebut komitmen, disiplin, integritas, dan semangat juang ditempa untuk melahirkan atlet berprestasi.
Bupati juga menekankan agar dana hibah yang disalurkan melalui NPHD dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung seluruh program pembinaan dan persiapan Porprov 2026, dengan pengelolaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Kepada jajaran KONI Kobar, ia berharap penyusunan program kerja dilakukan secara terencana, realistis, dan berbasis target prestasi, disertai monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan Training Center.
Sementara kepada para pelatih, Bupati menitipkan tanggung jawab besar untuk membina atlet dengan dedikasi dan profesionalisme tinggi, serta menerapkan metode latihan yang terukur dan berorientasi pada peningkatan performa.
Ia juga berpesan kepada para atlet agar memanfaatkan kesempatan mengikuti TC dengan sebaik-baiknya, meningkatkan disiplin, menjaga kesehatan, serta menanamkan tekad kuat untuk memberikan prestasi terbaik bagi daerah.
“Melalui persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, kita berharap kontingen Kabupaten Kotawaringin Barat mampu tampil maksimal pada Porprov Kalimantan Tengah Tahun 2026 dan memberikan hasil yang membanggakan,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua KONI Kobar, Hj. Fatmawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya Bupati Hj. Nurhidayah, atas dukungan anggaran pembinaan olahraga.
Ia menyebutkan, tahun 2026 merupakan tahun kedua KONI Kobar menerima dana hibah pembinaan olahraga dari Pemkab Kobar, dengan nilai yang meningkat signifikan.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati Kotawaringin Barat yang telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pembinaan olahraga. Pada tahun anggaran 2025 KONI Kobar menerima hibah sebesar Rp.5 miliar. Dan pada tahun 2026 ini, di mana Kobar juga menjadi tuan rumah Porprov Kalteng, kita mendapat anggaran sebesar Rp.14 miliar,” ujarnya.
Dijelaskan Hj. Fatmawati, anggaran Rp.14 miliar tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, di antaranya ; Rp.4 miliar untuk pembinaan atlet. Untuk persiapan dan keikutsertaan pada Porprov sebesar Rp.8 Miliar. Dan untuk operasional KONI Rp.1,5 miliar serta untuk pemberian bonus tahap awal bagi atlet berprestasi Rp.500 Juta.
Ia juga melaporkan bahwa hingga saat ini terdapat 36 cabang olahraga yang berada di bawah pembinaan KONI Kobar. Pada tahun 2025, terdapat beberapa cabang olahraga baru yang bergabung, salah satunya Mini Soccer.
Sementara pada ajang Porprov 2026 mendatang, Kobar akan mengikuti 32 cabang olahraga yang dipertandingkan serta tiga cabang olahraga ekshibisi, sehingga total diikuti sebanyak 35 cabang olahraga. Sebagai tuan rumah, Kobar menargetkan dapat mengirimkan atlet di seluruh cabang yang dipertandingkan.
“Perlu kami sampaikan bahwa saat ini sudah mulai dilaksanakan pemusatan latihan oleh beberapa cabang olahraga dalam rangka menghadapi Porprov 2026. Untuk itu kami memohon kepada Ibu Bupati berkenan melaunching secara resmi pelaksanaan Training Center Kabupaten Kotawaringin Barat,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian ditandai dengan penandatanganan NPHD serta pernyataan resmi launching Training Center cabang olahraga Kobar sebagai bagian dari kesiapan menuju Porprov 2026. (Rd/Lsn/Aw)










