Pembukaan Wisata Menunggu Fasilitas

Mido S Mahar Kepala Disbudparpor Kabupaten Katingan. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pembukaan kembali obyek wisata di Bukit Batu kecamatan Katingan Hilir dan obyek-obyek wisata lainnya di Kabupaten Katingan menunggu pengadaan fasilitas sudah lengkap. Demikian yang dikatakan kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpor) Kabupaten Katingan, Drs Mido S Mahar kepada sejumlah media, Kamis siang (8/10/2020), di ruang kerjanya.

Kelengkapan fasilitas dimaksud menurutnya, berupa sarana-prasarana protokol kesehatan. Seperti pengadaan puluhan unit tempat mencuci tangan beserta stok sabun pembersihnya, bak dan pipanisasi untuk mengalirkan air pencucian tangan, stok masker dan hand sanitizer untuk selama beberapa bulan, serta sejumlah fasilitas lainnya. “Sekarang kami sudah menyusun perencanaan program tersebut disertai dengan anggaran yang ada saat ini,” terang Mido.

Karena di situasi pandemi corona virus (covid-19) saat ini, ketaatan protokol kesehatan merupakan kewajiban setiap masyarakat, ketika berada di luar rumah. “Wajib menggunakan masker, menjaga, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan terlalu banyak,” sebutnya.

Selain kelengkapan sarana-prasarana yang wajib dilengkapi di sekitar obyek wisata, masalah izin dari gugus tugas penanganan pandemi covid-19 menurut Mido, juga merupakan hal yang sangat penting kita kantongi. “Karena, bisa tidaknya dibuka kembali obyek wisata, harus dinilai dan seizin gugus tugas,” ujarnya.

Pasalnya, di situasi pandemi covid-19 saat ini Pemerintah menurutnya, menjaga kesehatan menurutnya harus diutamakan. “Maksudnya, mengejar target PAD penting, tapi lebih penting lagi menjaga kesehatan, sehingga terhindari tertularnya covid-19,” jelas mantan kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana ini. 

Kesimpulannya, sebutnya, obyek wisata akan dibuka kembali, setelah mendapat restu dari tim Gugus Tugas penaganan Covid-19 Kabupaten Katingan, disertai dengan izin tertulisnya dan sekaligus kelengkapan fasilitas di masing-masing obyek wisata. “Jika syarat-syarat ini sudah terpenuhi, kita akan buka kembali semua obyek wisata di bumi Penyang Hinje Simpei ini,” janji kepala dinas yang murah senyum ini. (Kas/Lsn)

image_print

Pos terkait