Pembahasan Perubahan Anggaran Menunggu Usulan Pemprov

Y. Freddy Ering

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang membidangi hukum,  anggaran dan pemerintahan Y. Freddy Ering menegaskan bahwa pembahasan perubahan anggaran saat ini masihmenunggu usulan dari pihakPemerintah Provinsi (Pemprov)  Kalteng.

“Kami masih menunggu usulan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalteng, mengingat bahwa pembahasan perubahan anggaran Tahun Anggaran 2020 ini nantinya diharapkan menjadi silva daerah dan aloksasi anggaran tersebut akan dibahas lebih lanjut dimana salah satunya yaitu untuk penanganan Corona virus Disease 2019 (COVID-19),” Ucapnya Freddy, saat dibincangi Mediadayak.co.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Selasa (14/4).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V. Meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini juga mengatakan bahwa untuk perencanaan revisi atau realokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat dan saat ini, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalteng belum tau secara persis anggaran apa saja yang akan mengalami pergeseran.

“Karenan berkaitan dengan anggaran, tentu kalau ada revisi akan di bahas bersama-sama antara pemprov dan dewan. Hinga kini kami belum menerima usulan perencanaan untuk melakukan realokasi anggaran. sesuai denganbarahan dari Presiden RI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan (Menkeu),” Ujarnya.

Diungkapkan wakil rakyat asal pemilihan Kalteng V,  Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini bahwa untuk sejumlah Provinsi telah melakukan pembahasan dan nantinya akan ada Surat Edaran dari Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri sebagai petunjuk teknis (Juknis)  bagi daerah untuk melaksanakan revisi dan realokasi APBD tahun 2020.

“Kami berharap untuk pembahasan revisi atau realokasi untuk Provinsi Kalteng agar jangan sampai terlambat meskipun ada perpanjangan jadwal namun harapannya agar bisa tepat waktu,” Tandasnya.

Sslain itu, sambung Freddy, adanya revisi serta relokasi anggaran karena kondisi ekonomi nasional maupun daerah yangterdampakCOVID-19, karena target pendapatan nasional juga turun mempengaruhi dana transfer dari pusat begitu juga dengan pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng juga dipastikan akan turun.

Sehingga memang diperlu dilakukan penyesuaian target pendapatan kemudian sesuai dengan arahan presiden bahwa adanya pergeseran anggaran untuk penanganan virus Coronadimana anggarannya harus diperkuat sehingga anggaran lainnya perlu di pangkas.

“Untuk mana mata anggaran yang akan dipangkas masih menunggu pembahasannya dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng,” Pungkas Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.(Nvd)

image_print

Pos terkait