Pansus DPRD Kalteng Lansanakan Kunker Ke Bartim

Foto : jajaran Pansus pengawasan anggaran Covid-19 dan tim pengawasan Bansos Pemerintah, DPRD Provinsi Kalteng, saat melakukan persiapan keberangkatan Kunker ke Kabupaten Bartim.(Media Dayak/Novan)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Panitia Khusus (Pansus) pengawasan anggaran Corona Virues Disease 2019 (Covid-19) dan tim pengawasan Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah, DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), kembali melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) kedalam Daerah dalam rangka merealisasikan tugas dan fungsi Pansus, untuk melakukan pengawasan.

Ketua Pansus pengawasan anggaran Covid-19 dan tim pengawasan Bansos Pemerintah, DPRD Provinsi Kalteng Y. Freddy Ering, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Kamis (16/7) mengungkapkan, bahwa pelaksanaan agenda kunjungan dalam rangka merealisasikan tugas dan fungsi Pansus telah dijadwalkan sebelumnya dan tujuan kunjungan kali ini adalah Kabupaten Barito Timur (Bartim)

“Tujuan dari Kunjungan Pansus kali ini adalah Kabupaten Bartim, karena kemarin kita sudah melaksanakan kunjungan wilayah tengah dan barat.” Ucap ketua Komisi I DPRD Kalteng yang membidangi hukum, anggaran dan pemerintahan ini.

Selain itu, sambungnya, tugas yang dilaksanakan Pansus DPRD Kalteng juga masih sama seperti kunjungan sebelumnya, yaitu mengawasi sejauh mana realisasi anggaran Covid-19 dan seperti apa penyaluran Bansos Pemerintah yang ditujukan untuk masyarakat terdampak Pandemi.

“intinya, tujuan kita sama seperti sebelumnya yaitu memantau sejauh mana realisasi anggaran Covid-19 dan seperti apa penyaluran Bansos Pemerintah yang ditujukan untuk masyarakat terdampak Pandemi, secara khusus diwilayah yang kita kunjungi yaitu Kabupaten Bartim,” terang wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini.

Ditegaskan Freddy, bahwa kunjungan Pansus DPRD Kalteng ke Kabupaten Bartim, akan digelar selama 3 hari dan hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan laporan evaluasi bagi Pemerintah.

“Yang jelas, kunjungan ini kita laksanakan selama 3 hari dan hasil kunker ini akan menjadi laporan sebagai bahan evaluasi Pemerintah. Sehingga anggaran Covid-19 dapat terserap dengan maksimal serta jelas penggunaannya dan Bansos yang ditujukan bagi masyarakat terdampak Covid bisa tersalur tepat sasaran,” pungkas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini. (Nvd)

image_print

Pos terkait