Hj. Nataliasi
Palangka Raya, Media Dayak
Sejumlah nelayan di Desa Kubu,Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat(Kobar)mengeluhkan sulitnya untuk membeli Bahan Bakar Minyak(BBM)untuk melaut. Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh para nelayan setempat kepada Anggota DPRD Kalimantan Tengah(Kalteng),saat melaksanakan reses ke daerah tersebut, belum lama ini.
Keluhan para nelayan itu dilaporkan tim reses DPRD Kalteng dari daerah pemilihan(Dapil)III, meliputi Kabupaten Kobar, Lamandau dan Sukamara pada rapat Paripurna di Gedung Dewan, jalan S.Parman, belum lama ini.
Menurut Anggota DPRD Kalteng Hj. Nataliasi, dalam reses masa persidangan I lalu, pihaknya banyak mendapatkan aspirasi di daerah. Salah satunya datang dari masyarakat Kubu, Kobar. Dimana keluhan yang disampaikan salah satunya terkait kesulitan untuk memperoleh BBM untuk melaut.
“Nelayan kubu menyampaikan keluhan mereka terkait sulitnya mendapatkan BBM jenis solar di stasiun pengisian diesel nelayan (SPDN),”Ucap Nataliasi.
Menurutnya, kesulitan memperoleh BBM tersebut sudah mereka alami sekitar 3 bulan terakhir sehingga ratusan nelayan di des tersebut tidak dapat melaut. “Kami mengharapkan apa yang menjadi keluhan para nelayan ini bisa ditindaklanjuti pemeritah,” harap Anggota Komisi A DPRD Kalteng ini.
Selain masalah itu,masyarakat setempat juga memohon perhatian pemerintah,khususnya pemerintah provinsi (Pemprov) Kalteng untuk dapat memperbaiki infrastruktur jalan yang ada di wilayah tersebut. “Masyarakat juga meminta bantuan pemerintah untuk pelebaran dan pengaspalan jalan di wilayah pesisir Desa Kubu,” ungkap srikandi dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Lebih lanjut permintaan perbaikan jalan juga diharapkan masyarakat Sungai Bakau, agar jalan dari Sungai Bakau menuju Desa Kubu dapat diperbaiki. Kemudian jalan dari Sungai Bakau menuju Teluk Bogam, Keraya, Sebuai Kecamatan Kumai, hingga menuju Desa Tanjung Putri Kecamatan Arut Selatan.(Nvd)











