MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KELAS DI SD MUHAMMADIYAH PAHANDUT KOTA PALANGKARAYA MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH

MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KELAS

DI SD MUHAMMADIYAH PAHANDUT KOTA PALANGKARAYA

Bacaan Lainnya

MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH


Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan salah satu jenis tulisan karya ilmiah hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang guru dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara berkesinambungan; bagaimana sekelompok guru dapat mengkondisikan praktik pembelajaran mereka dan belajar dari pengalaman mereka sendiri. Karya ilmiah itu sendiri adalah laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, skripsi, tesis, disertasi, artikel, jurnal, kertas kerja dan makalah.

Guru kelas di sekolah dasar/ madrasah ibtidaiyah (SD/MI) hendaknya mampu memenuhi empat kompetensi inti yang mengacu pada Permendiknas nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Empat kompetensi inti guru kelas tersebut adalah (1) kompetensi professional, (2) kompetensi sosial, (3) kompetensi kepribadian, dan (4) kompetensi pedagogik. Pada kompetensi pedagogik, salah satu kompetensi intinya untuk guru kelas mendeskripsikan bahwa: (KI-10) Guru Mata Pelajaran/ Guru Kelas harus mampu melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Kompetensi inti tersebut kemudian dikembangkan ke dalam Kompetensi Guru Mata Pelajaran/ Guru Kelas: (10.1) Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan; (10.2)    Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan mata pelajaran dalam mata pelajaran yang diampu; dan (10.3) Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

          Pada bulan September 2018, Tim Dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya (FKIP UPR) telah melaksanakan sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada skim Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS). PKMS merupakan sebuah program yang diselenggarakan oleh Universitas Palangka Raya dengan tujuan untuk: (a) Meningkatkan kemandirian masyarakat secara ekonomi ataupun sosial; (b) Membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat; dan (c) Meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain yang dibutuhkan (softskill dan hardskill). Dalam hal ini, Tim Dosen melaksanakan tujuan program yang ketiga, yaitu untuk meningkatkan keterampilan guru kelas di SD Muhammadiyah Pahandut Kota Palangkaraya dalam melaksanakan tindakan kelas guna memperbaiki proses dan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia di kelasnya masing-masing (kelas 1-6).

          Kegiatan ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Pahandut dengan sasaran khalayak (mitra) sepuluh orang guru kelas di sekolah tersebut. Para guru kelas diberi pendalaman materi tentang konsep dasar karya ilmiah, langkah-langkah penyusunan PTK dengan topik materi Bahasa Indonesia, dan langkah-langkah menyusun laporan PTK ke dalam bentuk artikel ilmiah yang diterbitkan dalam sebuah jurnal ilmiah ber-ISSN.  Adapun yang menjadi narasumber dalam pelatihan dan pendampingan tersebut adalah dua orang ahli yang relevan dari FKIP Universitas Palangka Raya selaku Tim Dosen dalam program PKMS ini.

        Program PKMS yang dilaksanakan oleh Tim Dosen FKIP Universitas Palangka Raya ini didasarkan dari sebuah analisis situasi yang dilakukan pada observasi awal di lapangan terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mayoritas guru kelas sebagai khalayak sasaran atau mitra dalam program ini. Permasalahan khusus yang dihadapi oleh para guru kelas di SD Muhammadiyah Pahandut adalah bagaimana menerapkan metode pengajaran bahasa yang tepat dan sesuai pada materi dalam Kurikulum 2013 dengan berbagai istilah yang cukup “asing” bagi para guru kelas. Dan akhirnya menimbulkan permasalahan dalam proses yang mengakibatkan hasil belajar tidak sesuai tujuan yang ingin dicapai. Para guru merasa perlu melakukan program perbaikan melalui  sebuah penelitian tindakan kelas, tetapi kesulitan dalam melaksanakannya. Hal tersebut, karena kurangnya kompetensi sebagian besar guru kelas dalam menulis sebuah tulisan ilmiah (karya ilmiah) dan akhirnya juga berdampak pada kemampuan melakukan penelitian tindakan kelas.

          Permasalahan tersebut semakin kompleks ketika tuntutan profesionalisme seorang guru harus mampu melaksanakan penelitian tindakan dan menyusunnya dalam bentuk laporan PTK dan kembali menyusunnya ke dalam bentuk artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal ilmiah ber-ISSN. Berdasarkan kondisi dan situasi tersebut, maka Tim Dosen merasa penting untuk mengemukakan sebuah gagasan, dalam hal ini membentuk sebuah tim untuk melakukan kegiatan pengabdian pada`masayarakat dengan bentuk pelatihan dan pendampingan kepada guru kelas di SD Muhammadiyah Pahandut tersebut.

          Hasil dari terlaksananya program PKMS di SD Muhammadiyah Pahandut Kota Palangkaraya ini adalah yang pertama, meningkatknya pemahaman guru kelas tentang konsep dasar penulisan karya ilmiah dan langkah-langkah penyusunan sebuah penelitian tindakan kelas. Kedua, guru kelas mampu menemukan solusi atas permasalahan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelasnya, yaitu dengan melakukan sebuah perbaikan melalui tindakan reflektif. Ketiga, guru kelas mampu memenuhi standar kompetensi inti (KI-10) dalam kompetensi pedagogik sebagai guru yang profesional. Selanjutnya, yang keempat guru kelas mampu menyusun laporan PTK ke dalam bentuk artikel ilmiah untuk dipublikasikan ke dalam jurnal ilmiah ber-ISSN. 

Penulis: Iwan Fauzi dan Dina Mardiana

*Dosen FKIP Universitas Palangka Raya

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *