Abdul Razak saat menyerahkan berkas pendaftaaran bakal calon Kepala Daerah ke DPW PAN, kemarin.(Media Dayak/Novan)
Palangka Raya, Media Dayak
Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Abdul Razak, secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal Calon Gubernur Kalteng periode 2020 – 2025, ke sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN), jalan Tingang, Sabtu (11/10).
Dalam sambutannya, Razak mengungkapkan bahwa PAN merupakan salah satu Partai Koalisi bersama Partai Golkar saat pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Oleh karena itu, guna memantapkan niatnya maju sebagai salah satu bakal calon kepala daerah, dirinya secara resmi mendaftarkan diri ke PAN saat Partai berlambang Matahari tersebut membuka pendaftaran, agar bisa diusung menjadi kepala daerah pada Pilkada serentak Kalteng tahun 2020.
“Seperti yang kita tahu, PAN merupakan salah satu Partai Koalisi kita pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Oleh karena itu saya langsung mendaftarkan diri saat PAN membuka pendaftaran bakal calon Kepala daerah,”Ucap Razak.
Anggota DPRD Kalteng yang saat ini menjabat sebagai Wakil ketua ini juga mengatakan, pendaftaran dirinya sebagai bakal calon kepala daerah, bukan terletak pada masalah jumlah kursi yang didapatkan oleh partai Golkar. Tetapi dirinya menyakini bahwa semua Partai Politik (Parpol) harus dirangkul untuk menciptakan rasa kebersamaan, khususnya untuk bersama-sama membangun Kalimantan Tengah.
“Saat ini memang Partai Golkar mendapat 7 kursi pada pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu. bamun saya rasa bukan itu permasalahannya, karena cukup atau tidak cukup kursi yang didapat, semua Parpol harus kita gandeng untuk maju bersama-sama dalam membangun Bumi Tambun Bungai ini,”Ujar wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini.
Selain itu, sambungnya, saat dirinya telah secara resmi mendaftarkan diri di 5 Partai Politik, yaitu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Nasdem dan PAN. Namun dirinya menegaskan bahwa akan mendaftar di Partai lain yang juga membuka perndaftaran bakal calon kepala daerah.
“Sementara ini baru 5 Partai, intinya kita juga akan mendaftar ke Partai Lain yang membuka pendaftaran bakal calon kepala. Karena maju bersama-sama akan jauh lebih, sehingga semua Partai harus dirangkul,” Pungkas mantan Bupati Kabupaten Kobar ini.(Nvd)











