Bupati Katingan, Sakariyas
Kasongan, Media Dayak
Dengan meningkatnya status wilayah Kabupaten Katingan, yang tadinya hanya zona hijau meningkat menjadi zona merah, lantaran ditemukannya 1 orang masyarakat Katingan tertular Virus Corona (Covid) – 19, maka semua masyarakat Katingan saat keluar rumah, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, termasuk saat berada di kantor wajib menggunakan masker.
Demikian diungkap[kan, Bupati Katingan, Sakariyas kepada sejumlah media, Senin (13/4) pagi tadi.
Tujuannya, menurutnya, adalah untuk menghindari, mengantisipasi dan mencegah tertularnya Covid–19 saat di perjalanan ataupun saat berinteraksi dengan siapapun juga. “Ini salah satu bentuk memutus penularan covid–19 lebih meluas di daerah kita,”jelasnya, seraya berharap tidak terjadi di daerah kita.
Jika masyarakat Katingan membutuhkan masker, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dalam waktu dekat, katanya, akan membagi-bagikan kepada masyarakat secara massal, sambil menunggu pengadaan yang sudah dipesan beberapa waktu lalu. “Bahkan, untuk memperbanyak pengadaan masker yang akan dibagikan kepada masyarakat, kami juga memberdayakan para penjahit (tailor) di Kasongan ini untuk membuat masker berbahan kain,” akunya.
Selain masker untuk mencegah tertularnya Covid – 19 yang sudah mewabah ke berbagai daerah di Indonesia ini, dirinya juga mengingatkan kepada masyarakatnya agar tidak banyak keluar rumah, terkecuali dalam keadaan mendesak dan memang ada keperluan penting.
Ditanya tentang anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan wabah Covid – 19 ini, dikatakannya, sampai saat ini Pemkab sudah melakukan penggeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggarana 2020 sekitar Rp 8 miliar lebih. “Rencananya akan kita tambah lagi,” janji orang nomor satu di bumi Penang Hinje Simpei ini.
Adapun anggaran yang akan dipangkas guna pencegahan wabah Covid – 19 dimaksud, disamping anggaran untuk perjalanan dinas keluar daerah dan di dalam daerah, yang ikut juga dilaukan pemangkasan adalah anggaran beberapa kegiatan pembangunan yang sudah termasuk di dalam program di APBD tahun anggaran 2020. (Kas/Lms)











