Lanud Iskandar Pangkalan Bun Gelar Kontes Kambing dan Domba, Motivasi Kepada Peternak 

Danlanud Iskandar Pangkalan Bun Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto M, Han, saat menyerahkan hadiah kepada peserta yang mendapat juara kontes kambing dan domba, di Lapangan Lanud setempat, Minggu (20/4/2025) (Media Dayak/Riduan)
 
Pangkalan Bun, Media Dayak
 
Pangkalan TNI AU Iskandar Pangkalan Bun menggelar Kontes Kambing dan Domba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 TNI Angkatan Udara. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Pesta Patok Nasional 2025 dan dilaksanakan untuk pertama kalinya secara nasional.
 
Kontes ini menjadi wujud nyata kontribusi TNI AU dalam mendukung program prioritas nasional, yaitu Asta Cita Presiden RI yang salah satunya berfokus pada ketahanan pangan. Dengan mengangkat potensi lokal berupa ternak kambing dan domba, yang akan menjadi wadah motivasi dan edukasi serta pemberdayaan masyarakat.
 
Komandan Lanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto M, Han, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung komando atas.
 
“Perintah pelaksanaan lomba ini kami terima dua minggu yang lalu. Ini pertama kalinya digelar, baik di tingkat nasional maupun daerah,” ujarnya usai acara, Minggu (20/4).
 
Menurut Danlanud, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada para peternak kambing dan domba agar terus meningkatkan kualitas ternaknya, baik dari sisi estetika maupun bobot.
 
“Pada akhirnya, semua ini mendukung program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan. Sebulan lalu kita sudah panen raya padi di Majalengka,” jelasnya.
 
Ia menambahkan, ke depan diharapkan Indonesia bisa mencapai swasembada daging, tidak hanya kambing dan domba, tapi juga sapi.
 
“Kami bersyukur, lomba ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Kotawaringin Barat dan Pemprov Kalimantan Tengah,” tambahnya.
 
Kontes kali ini dibagi dalam beberapa kategori, yakni kategori ‘Poil’ untuk kambing berusia maksimal enam bulan, kategori enam bulan hingga satu tahun enam bulan, serta kategori ‘ekstrem’ untuk kambing usia satu tahun enam bulan hingga dua tahun enam bulan.
 
“Untuk kategori ekstrem, tadi kita dapatkan pemenang dengan bobot kambing mencapai 98,40 kg. Ini dari perwakilan Kotawaringin Barat,” ungkap Letkol Nugroho.
 
Ia berharap, kontes ini bisa menjadi agenda rutin yang tidak hanya memotivasi peternak untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga meningkatkan nilai jual hewan ternak.
 
“Dengan adanya lomba ini, kami ingin gengsi peternak meningkat, sehingga produksinya pun ikut terdongkrak,” tutupnya. (Rd/ Lsn)
 
 
 
 
image_print

Pos terkait