Komisi III DPRD Gumas RDP Dengan Disdikpora,Bahas Soal Kekurangan Guru

Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar membuka RDP Komisi III dengan Disdikpora.(Media Dayak/Novri JK Handuran).

Kuala Kurun,Media Dayak

Bacaan Lainnya

Komisi III DPRD Gunung Mas (Gumas) yang membidangi Kesejahteraan Rakyat melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Gumas.

RDP membahas kekurangan guru SD dan SMP di Gumas. RDP di buka Ketua DPRD Akerman Sahidar,dan selanjutnya dipimpin Ketua Komisi III, Lily Rusnikasi, dihadiri Waket DPRD Neni Yuliani, Asisten III Setda Gumas Untung, Ketua Komisi I yang membidangi Pemerintahan dan Keuangan H Gumer, anggota Komisi III Hj Siti Hilmiah ,Sri Yeni, Iceu Purnamasari dan Cici Susilawati, serta anggota Komisi I Arit S Bajau dan Charles Franky.

Dalam RDP tersebut, Plt Kadisdikpora Singong memaparkan tenaga guru se Gumas yang ada sekarang.

Kepsek 173 orang, guru kelas Negeri 977, guru kelas PTT 81 orang.Guru mata pelajaran
(Matpel) Negeri 183 dan guru Matpel PTT 110 orang.

“Kita (Gumas) masih kekurangan guru kelas SD 64 orang dan guru mata pelajaran 268 orang. Untuk guru SMP,kepala sekolahnya ada 55 orang, guru Negeri 334 orang dan guru PTT 74 orang. Kita kekurangan guru SMP 43 orang,” kata Singong didampingi sejumlah pejabat eselon IV Disdikpora.

Ketua Komisi III Lily Rusnikasi memimpin RDP dengan Disdikpora. (Media Dayak/Novri JK Handuran).

“Untuk guru TK (taman kanan-kanak), kepala sekolahnya ada 10 orang, guru PNS 77 orang dan guru tetap yayasan 148 orang. Kita kekurangan guru TK 213 orang dari jumlah murid 5.688 orang,” sambung Singong.

Lanjut Singong, SD Negeri berjumlah 173 sekolah dan SD swasta 4 sekolah dengan jumlah ruang belajar 1.041. SMP Negeri 55 sekolah dan SMP swasta 3 sekolah dengan ruang belajar 272.

“Pengawas TK/SD ada 48 orang, kekurangannya 3 orang. Pengawas SMP/MTs 7 orang, kekurangannya 4 orang,” ujar Singong.

Pada kesempatan itu Gumer, menyoroti perpindahan guru SD/SMP, pemerataan guru SD/SMP, sarana prasarana pendidikan SD/SMP, kualitas guru SD/SMP serta bantuan untuk peserta didik SD/SMP yang miskin.

“Ini harus jadi perhatian Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olaha Raga, karena pendidikan memerdekakan masyarakat daerah ini dari kemiskinan dan kebodohan,” tegas mantan Ketua DPRD Gumas itu.

Ketua Komisi III Lily Rusnikasi menyatakan pihaknya berharap kekurangan guru SD, SMP dan TK di Gumas dapat teratasi, salah satunya melalui pemerataan guru dan penempatan guru dari hasil penerimaan CPNS beberapa waktu disekolah SD, SMP dan TK yang kekurangan guru.

“Kekurangan guru itu berdampak pada kegiatan belajar mengajar disekolah,” kata Lily. RDP ditutup Waket DPRD Neni Yuliani.(Nov/Lsn).

image_print

Pos terkait