Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gumas Ny.Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong.(Media Dayak/Novri J Handuran)
Kuala Kurun,Media Dayak
Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Ny.Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, menegaskan bahwa generasi muda dan kaum perempuan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memahami, mengamalkan, dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Mimie, Pancasila bukan sekedar dasar negara atau ideologi bangsa yang dihafalkan, melainkan harus menjadi pedoman nyata dalam bersikap, bertindak, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, toleran, serta berkeadilan.
“Generasi muda dan kaum perempuan merupakan pilar penting pembangunan bangsa. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dan diwujudkan dalam tindakan nyata, baik di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Mimie kepada mediadayak.id usai Upacara Harlah Pancasila yang digelar di Halaman Kantor Bupati Gumas, Senin (1/6/2026) pagi.
Mimie mengatakan, derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi saat ini membawa berbagai peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi membuka akses pengetahuan yang luas, namun di sisi lain juga berpotensi memunculkan berbagai informasi yang dapat memecah persatuan apabila tidak disikapi dengan bijak.
Oleh sebab itu, Mimie berharap kaum perempuan sebagai pendidik pertama dalam keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak sejak usia dini. Sementara generasi muda diharapkannya mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air.
“Nilai-nilai Pancasila harus hidup dalam keseharian kita. Mulai dari menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, mengedepankan musyawarah, hingga menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Inilah fondasi yang akan menjaga keutuhan bangsa di masa depan,” tegas Mimie.
Lebih lanjut, Mimie mengajak seluruh masyarakat Gumas untuk menjadikan Harlah Pancasila sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurut Mimie, kemajuan Gumas tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kualitas karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
“Dengan memahami dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila secara konsisten, generasi muda dan kaum perempuan akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Gunung Mas yang maju, sejahtera, harmonis, dan tetap kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Mimie.
Peringatan Harlah Pancasila tahun 2026 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat Gumas bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa yang harus terus dijaga, diwariskan, dan diamalkan dari generasi ke generasi demi mewujudkan Indonesia yang kuat, berdaulat, dan berkeadaban.(Nov/Lsn)













