Ketua PT Kalteng Kunjungi PN Muara Teweh

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) kalteng H Mohammad Hatta saat kunjungan kerja di Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh disambut upacara acat potong hompong, Selasa (30/7) kemarin.(Media Dayak /Diskominfosandi Barut)

Muara Teweh, Media Dayak

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), H Muhammad Hatta berserta jajarannya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Selasa (30/7) kemarin.

Bacaan Lainnya

Kunker Ketua PT Palangka Raya, Muhammad Hatta ke PN Muara Teweh ini disambut Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dan unsur FKPD dan jajaran pejabat lainnya dengan acara adat potong hompong.

Muhammad Hatta yang didampingi Ketua PN Muara Teweh Cipto Hosari Parsaroan Nababan menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan dengan melaksanakan upacara adat potong homong.

“Tidak disangka kedatangan saya yang pertama kali di kota Muara Teweh disambut dengan acara adat dan disambut oleh bupati Barito Utara H Nadalsyah dan jajarannya FKPD. Kalau orang Jawa bilang “kulonuwun” ini kepada pak Bupati dan juga FKPD yang hadir pada hari ini dan tidak mengira penyambutannya juga cukup berkesan dengan baik sekali. Tentu  dengan suatu junjungan adat yang tinggi yang disajikan pada pagi hari ini,” kata Muhammad Hatta.

Dikatakannya, setelah lama mendengar kota Muara Teweh, tentunya banyak kemajuan-kemajuan yang dicapai dalam usianya yang sekarang. Apalagi momentum Hari Jadi ke-69 Kabupaten Barito Utara. “Selamat ulang tahun ke-69 Barito Utara,” katanya di depan bupati Nadalsyah.

Ia juga mengatakan, baru kali ini berkesempatan untuk mengunjungi kota Muara Teweh karena masih relatif baru akan tetapi Kunker di beberapa PN di wilayah PT Kalteng sudah direncanakan berapa waktu yang lalu.

Pada kesempatan itu Muhammad Hatta juga memuji semboyan daerah Iya Mulik Bengkang Turan, yang artinya pantang mundur sebelum berhasil merupakan hal yang sangat baik karena ini semacam semangat yang tinggi. “Kalau dalam bahasa agamanya “fastabiqul khairat” untuk berlomba-lomba mencapai suatu kebaikan, kesuksesan tentunya,” jelasnya.

Karena katanya Pengadilan Tinggi sebagai kepanjangan tangan dari Mahkamah Agung di daerah, dirinya ingin melihat dari dekat bagaimana pelayanan hukum di daerah khususnya di Kabupaten Barito Utara.

“Pelayanan hukum yang dimaksud adalah berkeadilan yang harus disampaikan dan lakukan oleh pengadilan yang paling depan adalah Pengadilan Negeri. Sebagai Pengadilan tingkat pertama harus  dilihat karena Mahkamah Agung salah satu misinya adalah memberikan pelayanan yang berkeadilan kepada pengguna atau pencari keadilan kepada masyarakat,” ucapnya.

Karena Mahkamah Agung juga dalam rangka melayani atau memberikan suatu servis atau pelayanan kepada pencari keadilan, dan tentunya akan selalu meningkatkan pelayanan dari waktu ke waktu kualitas pelayanan kepada masyarakat.(lna)

image_print

Pos terkait