Ketua DPRD Gumas Binartha.(Media Dayak/Novri JKH)
Kuala Kurun, Media Dayak
Ketua DPRD Gumas Binartha menegaskan berdasarkan pantauan dan pengawasan yang dilakukan DPRD Gumas, masih banyak CPCL penerima Plasma yang diduga tidak tepat sasaran.
Dugaan ketidaktepatan sasaran dalam pendataan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) penerima plasma di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kembali mencuat dan menjadi sorotan ketua DPRD Gumas Binartha.
Oleh sebab itu, Lembaga yang dipimpinnya bakal segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerima CPCL plasma,agar program yang seharusnya menyejahterakan masyarakat benar-benar tepat guna dan tepat sasaran
“Akan segera ditinjau kembali dan akan segerap dilaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan dinas terkait,”ujar Binartha, Kamis (9/10/2025).
Binartha menegaskan, jangan sampai ada data fiktif, jangan sampai yang berhak justru terabaikan, Sementara pihak yang tidak berhak malah masuk daftar penerima.
“Itu jelas tidak adil,” seru Binartha dengan nada cukup keras.
“Dalam RDP dengan dinas terkait nantinya,kami juga akan mengundang dinas lainnya,seperti dinas sosial,camat dan lurah serta kepala desa.Karena pantauan kami, penerima CPCL plasma di Gunung Mas banyak yang tidak tepat sasaran,”tegas Binartha.
Figur berlatar pengusaha itu menjelaskan, Program plasma selama ini menjadi harapan besar masyarakat, terutama bagi petani yang ingin menikmati hasil pembangunan sektor perkebunan secara merata.
Namun, dugaan adanya penerima CPCL yang tidak sesuai kriteria membuat pihanya berencana mengambil langkah cepat dan terukur untuk mengawal dan memastikan kebenaran data.
“Evaluasi akan dilakukan secara terbuka, melibatkan semua pihak terkait, termasuk Pemkab Gunung Mas, perusahaan perkebunan, hingga masyarakat di tingkat desa. Evaluasi ini kami nilai penting, agar ke depan, daftar CPCL plasma di Gunung Mas bisa lebih valid, transparan, dan tidak lagi menimbulkan kecemburuan sosial,”beber Binartha.
“Ya Ini bukan sekadar data ya, tapi juga menyangkut masa depan masyarakat Gunung Mas. Kami akan pastikan evaluasi harus berjalan dengan tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu,”tandasnya menambahkan.
Menurut Binartha nantinya diharapkan bisa membuahkan hasil nyata, sehingga tidak ada lagi praktik yang merugikan warga kecil.
“Jika terbukti ada permainan dalam pendataan CPCL Plasma,kami tidak akan segan-segan merekomendasikan tindakan tegas,”tukas Binartha.(Nov/Lsn)













