Kepala Sekolah Dingatkan Beri Teladan yang Baik

Plt Kadisdikpora Gumas Aprianto. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bupati Gunung Mas (Gumas) melalui pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Aprianto memperingatkan kepala sekolah  satuan pendidikan PAUD, TK, SD dan SMP se Gumas untuk memberi teladan yang baik kepada guru dan peserta didik.

“Jangan sampai [kepala sekolah] memberi teladan yang tidak baik, dalam ucapan dan perbuatan. Bagaimana mendorong guru untuk disiplin dalam menjalan tugas, dan kepada peserta didik, untuk rajin belajar dan mengikuti kegiatan belajar di sekolah dengan aktif,” kata Apri, Rabu (19/4).

Ia juga mengingatkan kepala sekolah tidak ragu menegur guru yang tidak disiplin dalam mengajar. Kedisiplinan salah satu faktor penting memajukan kualitas pendidikan di Gumas.

“Selain disiplin, faktor penting lainnya komitmen, kemauan dan panggilan. Sebaik apapun kurikulum, sebaik apapun metodenya, dan sebaik apapun sarana dan prasarana, hasil yang dicapai tidak akan maksimal. Kita ingin kepala sekolah dan guru memiliki kemauan, komitmen dan panggilan,” paparnya.

Dia berharap, kepala sekolah dan guru mencintai tugas dan pekerjaanya, melaksanakannya dengan penuh dedikasi, sehingga kualitas pendidikan di Gumas terus meningkat.

“Butuh waktu [peningkatan kualitas pendidikan], dan dengan semangat kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan tugas, hal itu akan terwujud,” ujar Apri.

Pemerintah Kabupaten Gumas berkomitmen memajukan kualitas pendidikan di Gumas guna mewujudkan sumber daya manusia masyarakat yang unggul.

Salah satunya melalui pelatihan pandai berhitung metode gasing (gampang, asyik dan menyenangkan) binaan Prof Yohanes Surya.

“Ini salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia anak-anak dan guru di Gunung Mas melalui menghitung cepat matematika,” kata Bupati Gumas Jaya S Monong baru-baru ini.

Pelatihan pandai berhitung metode gasing juga bagian dari program smart human resouces [SDM] dan selaras dengan keinginan Presiden Jokowi agar anak-anak dan guru di Indonesia pandai berhitung cepat matematika. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait