Sejumlah anggota Damkarmat Pos Samba Bakumpai saat melakukan pemadaman musibah kebakaran di pasar Tumbang Manggo desa Tumbang Manggo Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan, Sabtu sore (24/5/2025).(Media Dayak/ist)
Kasongan, Media Dayak
Kebakaran di pasar Tumbang Manggo Kecamatan Sanaman Mantikei, yang terjadi Sabtu sore (24/5/2025) yang dimulai sekitar pukul 18.00 wib kemaren, hanguskan 13 unit rumah penduduk beserta kiosnya, 1 unit gedung sarang burung walet, 1 unit kios Pom Mini milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, 1 unit mobil milik warga setempat. Demikian kata Kabid Damkarmat di Satpol PP dan Damkarmat Kabupaten Katingan Yoshua Paskaputra kepada sejumlah awak media, Sabtu malam (24/5) kemaren, via telpon selulernya.
Begitu menerima laporan dari masyarakat setempat, dengan menggunakan armada Damkarmat beserta peralatannya, sejumlah anggota Damkarmat yang berada di Pos Damkarmat Samba Bakumpai Kecamatan Katingan Tengah langsung OTW menuju tempat terjadinya musibah kebakaran yang berada di Desa Tumbang Manggo Kecamatan Sanaman Mantikei, dengan waktu perjalanan sekitar 60 menit.
Begitu tiba di lokasi kebakaran (TKP), objek yang terbakar menurut Yoshua Paskaputra, kebakaran tersebut masih dalam keadaan menyala, namun petugas Damkarmat langsung melakukan pemadaman. “Usai dilakukan pemadaman, kami melakukan pengecekan di sekitar tempat kejadian kebakaran tersebut, serta melakukan overhaul, dengan tujuan untuk mencegah penyalaan api kembali,” terang Yoshua Paskaputra
Setelah dipastikan aman dan tidak ada lagi bara api bekas kebakaran tersebut yang bakal menyala kembali, anggota Damkarmat beserta armada dan peralatan Damkar kembali pulang ke Pos Damkarmat Samba Bakumpai.
Selanjutnya , dari hasil peninjauan di lapangan, kerugian yang diderita lantaran musibah kebakaran pada sore hingga malam itu menurut mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini, diperkirakan sekitar Rp 500 juta. “Sedangkan penyebab kebakarannya, untuk sementara diduga akibat adanya konsleting listrik, yang berawal dari Pom Bensin mini milik BUMDes,” sebutnya.(Kas/Lsn)













