Ketua Harian Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng Darliansjah. (Media Dayak/Yanting)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak adanya wabah pandemi corona virus disease 2019 (covid-19) di daerah ini, penanganan kesehatan salah satu hal utama diperhatikan pemerintah, termasuk obat, alat kesehatan, hingga alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis.
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran sekaligus sebagai Ketua Tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng melalui Ketua Harian Gugus Tugas Darliansjah mengungkapkan
hingga saat ini Pemprov Kalteng telah beberapa kali mendapat kiriman APD dari Pemerintah Pusat dengan total mencapai 28.600 APD.
Ia mengatakan, bahwa APD bantuan dari Pemerintah Pusat tersebut betul-betul membantu daerah dalam penanganan covid-19 di daerah ini.
“APD ini betul-betul membantu para tenaga medis tidak hanya di provinsi tetapi juga hingga daerah-daerah, lantaran kami belum bisa memproduksi sendiri APD ini. Hingga saat ini kami sudah menerima sebanyak 28.600 APD yang sudah dibagi ke daerah-daerah,” terangnya, Rabu (29/4).
Ia mengatakan hal tersebut, sesuai arahan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, setiap pemerintah mendapat bantuan APD, memang harus segera didistribusikan ke daerah-daerah yang sudah ditentukan khususnya kepada daerah zona merah.
Memang, lanjutnya, hampir seluruh wilayah Kalteng sudah masuk zona merah, hanya Kabupaten Sukamara yang masih menjadi zona hijau.
“Selasa (28/4) kemarin kami juga menerima 4.500 APD yang selanjutnya didistribusikan ke beberapa kabupaten, memang tidak semua kabupaten karena harus menyesuaikan kebutuhan dan menyimpan beberapa sebagai buffer stok di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)












