Untung Jaya Bangas. Sekretaris Komisi II DPRD Gumas. (Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Kejadian dua jembatan putus di wilayah Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas (Gumasa) yaitu jembatan Sei Uhat dan Sei Unyang mendapat perhatian kalangan DPRD Gumas.
“Kami (DPRD) prihatin atas putusnya jembatan Sei Uhat dan Sei Unyang di Kecamatan Miri Manasa akibat curah hujan yang tinggi,” kata Sekretaris Komisi II yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan, Untung Jaya Bangas, Rabu (29/4).
Supaya akses masyarakat tetap berjalan di kedua jembatan yang berada di ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan desa Tumbang Lapan dan desa Tumbang Napoi itu, Legislator dapil III Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa dan Damang Batu itu pun menghimbau agar dapat dibangun jembatan darurat.
“Dapat dibangun sementara jembatan darurat dulu supaya bisa dilintasi masyarakat pejalan kaki ataupun pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat. Anggaran pembangunannya (jembatan darurat) bisa menggunakan dana Kecamatan kalau ada,atau swadaya masyarakat,” ujar Untung.
Untung menjelaskan himbauannya agar sementara dapat dibangun jembatan darurat,karena di wilayah dapil III tahun ini ada tiga pekerjaan kontrak tahun jamak atau multi-years, salah satunya pekerjaan multi-years di ruas Tumbang Miri – Tumbang Napoi sebesar Rp 80 Miliar.
“Proyek multi-years atau kontrak tahun jamak di wilayah dapil III bersumber dari APBD Kabupaten Gunung Mas. Saat ini sedang dalam proses menuju tahapan pelelangan.Saya himbau begitu (dibangun sementara jembatan darurat), karena akan ada pekerjaan multi-years di ruas jalan itu tahun ini,” beber Untung.
Dia menandaskan MoU antara DPRD Gumas dengan Bupati Gunung Mas terkait proyek multi-years tahun 2020 tahapan pembahasannya sedang berproses,dan dalam waktu dekat di finalkan dan tandatangani.
“Kami berharap pekerjaan kontrak tahun jamak di dapil III dapat secepatnya dilaksanakan. Pekerjaan kontrak tahun jamak adalah pekerjaan yang secara karateristik tidak bisa diselesaikan dalam waktu satu tahun anggaran,” tutup Untung.
Diberitakan sebelumnya,Camat Miri Manasa, Jhonson Ahmad, menyampaikan dua jembatan di wilayah itu yaitu jembatan Sei Uhat dan Sei Unyang sejak Sabtu (25/4) terputus.
“Hujan deras mengakibatkan salah satu sisi jembatan tergerus hingga memutuskan akses kendaraan yang melintasi kedua jembatan,” kata Jhonson,Senin (27/4) lalu.
Menurut Jhonson, kedua jembatan berada di ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan desa Tumbang Lapan dan desa Tumbang Napoi.
“Jembatan berkonstruksi kayu itu dibangun tahun 2016 dari APBD Gunung Mas,” ujarnya.
Soal perbaikan kedua jembatan,dia menegaskan hal itu menjadi kewenangan Dinas PU Gumas, karena ada dana tanggap darurat di DPA OPD tersebut.
“Kami berharap kedua jembatan bisa diperbaiki,mengingat kedua jembatan merupakan akses penting bagi masyarakat, ”pungkas Jhonson.(Nov/Lsn)












