Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Sekretaris DPU sekaligus Kabid Bina Marga DPU Gumas Bambang Jaya meninjau progres pengaspalan jalan segmen 7 Batu Nyiwuh-Sei Riang serta segmen 12 CTB.(Media Dayak/Novri JKH)
Kuala Kurun,Media Dayak
Ditengah kesibukannya, Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menyempatkan diri turun langsung ke lapangan untuk memantau progres (kemajuan) peningkatan ruas Jalan Tewah-Tumbang Miri,Jumat (14/11/2025) sore.
Jaya yang didampingi Kabid Bina Marga DPU Gumas Bambang Jaya memantau progres peningkatan jalan di segmen 7 Desa Batu Nyiwuh-Sei Riang,serta segmen 12 CTB ( Cement Treated Base ). CTB berfungsi untuk menciptakan fondasi yang kuat, tahan lama, dan stabil, meningkatkan kapasitas struktural jalan untuk menahan beban lalu lintas yang berat dan mengurangi masalah deformasi seperti keretakan.
Kepada sejumlah pewarta,Jaya menjelaskan peninjauan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari peninjauan sebelumnya yakni persiapan pengaspalan daru ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh-Sei Riang.
“Puji Tuhan, sudah dilaksanakan pengaspalan dan saat ini sudah on progress ( sedang dalam proses pengerjaan pengaspalan),dan hari ini saya meninjau kemajuan pekerjaannya,dan puji Tuhan,ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh sudah selesai diaspal untuk beberapa segmen,karena tidak semua ya (diaspal).Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran pekerjaan ini,utamanya masyarakat yang sama -sama kita mendukung untuk proses pengaspalan jalan ini,”tutur Jaya.
Jaya menyampaikan terimakasih atas dukungan doa masyarakat Gumas sehingga ruas jalan tersebut saat ini bisa dilakukan pengaspalan,dan tidak semua segmen,ada beberapa segmen saja,karena menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,dan ada yang dilakukan Penambahan agregat yaitu menggunakan material batu pecah, kerikil, dan pasir sebagai komponen utama untuk memperkuat struktur jalan, meningkatkan stabilitas, dan memastikan jalan mampu menahan beban lalu lintas serta tahan terhadap cuaca.
Ditempat yang sama,Sekretaris DPU sekaligus Kabid Bina Marga DPU Gumas Bambang Jaya menerangkan ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh dengan Panjang kirang lebih 17 kilometer (Km), terdiri dari beberapa segmen, dan hanya 1,7 Km yang sudah diaspal.
“Ini segmen 7 Batu Nyiwuh-Sei Riang,dan di ruas jalan ini ada sampai 17 segmen.Kenapa dibuat segmen? Karena kita hanya menangani titik-titik yang kita anggap kerusakannya parah, dan ruas jalan ini ini total anggarannya Rp 24 miliar lebih, dan yang akan dilakukan pengaspalan sepanjang 4,7 kilometer,”ujar Bambang.
“Dengan pengaspalan Tewah-Tumbang Miri yang dilakukan per segmen, kita harapkan arus transportasi orang dan barang bisa lumayan lancar,”tambah Bambang.
Menyoal target penyelesaian pekerjaan pengasapalan Tewah-Tumbang Miri, Bambang menyatakan target selesai pertengahan Desember 2025.
“Mohon dukungan doanya, semoga target itu bisa tercapai,”ucapnya.
Ditanya apakah kegiatan pengaspalan tahun 2026 akan dilanjutkan. Bambang menjawab, harapannya dilanjutkan,namun yang paling menentukan adalah bagaimana ketersediaan anggaran kita.
Menutup wawancara,Jaya menegaskan, ruas jalan Tewah-Tumbang Miri sangat vital.mobilitas ekonomi masyarakat, distribusi barang, sampai pelayanan publik sangat bergantung pada jalur ini.
“Saya ingin memastikan progresnya benar-benar sesuai harapan,”imbuh Jaya.(Nov/Lsn)









