Jangan ada pemilih yang golput, kata Wabup Bartim

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas berdiskusi dengan Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh. 

Bacaan Lainnya

Tamiang Layang, Media Dayak

Wakil Bupati Barito Timur Kalimantan Tengah, Habib Said Abdul Saleh mengajak masyarakat setempat untuk tidak golput dalam pelaksanaan pemilu serentak 17 April 2019.

“Gunakan hak pilih dengan baik. Pilih sesuai hati nurani dan yang menurut warga adalah yang terbaik. Golput bukan sebuah pilihan atau jawaban dalam pesta demokrasi,” kata Habib Said Abdul Saleh di Tamiang Layang, Kamis. 

Menurutnya, memilih wakil rakyat ataupun memilih presiden dan wakil presiden adalah bagian untuk perbaikan dalam sistem dan roda pemerintahan. Jika golput atau tidak memilih, maka bisa disebut tidak peduli dengan pembangunan.

Orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Barito Timur itu menerangkan, situasi dan kondisi masyarakat Kabupaten Barito Timur menjelang pelaksanaan pemilu legislatif dan pilpres dalam keadaan aman dan terkendali.

Situasi dan kondisi ini perlu dijaga dengan tidak menyebarkan isu-isu provokatif. Terlebih lagi berkaitan dengan isu berkaitan SARA atau suku, agama, ras dan antargolongan karena sangat sensitif dan rawan menimbulkan konflik.

Saleh meminta warga menemukan isu bermuatan provokatif untuk segera berkordinasi dengan aparat keamanan dan tidak perlu menyebarluaskannya. Isu-isu provokatif berpotensi menggangu keamanan dan bisa menyebabkan konflik di masyarakat. 

Barito Timur saat ini berpenduduk 113.385 jiwa atau 33.281 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk yang wajib KTP sebanyak 81.755 jiwa.

Warga yang telah melakukan perekaman KTP elektronik sebanyak 72.348 orang dan yang sudah cetak KTP elektronik berdasarkan hasil perekaman maupun pergantian KTP sebanyak 72.994 orang.

“Saya harapkan sisa warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik bisa dilakukan perekaman dengan maksimal agar hak pilih mereka tidak hilang,” katanya. 

Terkait pelaksanaan pemilu legislatif di Kabupaten Barito Timur terbagi menjadi tiga daerah pemilihan  pada 10 Kecamatan, 101 desa dan 3 Kelurahan dengan jumlah TPS sebanyak 387 TPS dengan jumlah pemilih 76.481 orang.

Calon legislatif yang sudah masuk daftar pemilih tetap berjumlah 312 orang dari 15 partai politik peserta pemilu, untuk memperebutkan 25 kursi DPRD Kabupaten Bartim.

Ketua KPU Bartim Andy A Gandrung mengatakan, pihaknya akan terus berupaya maksimal agar hak pilih warga tidak hilang dengan melaksanakan sosialisasi seperti sosialisasi pendidikan pemilih ke pelosok-pelosok di Barito Timur.

Dia juga meminta warga yang belum terdaftar sebagai pemilih agar secepatnya berkordinasi dengan ketua pemilihan pemungutan suara (KPPS) sesuai wilayah masing-masing. 

“Bagi warga yang belum terdaftar segera berkordinasi untuk mendaftarkab diri dengan KPPS sesuai wilayah tinggal masing-masing. Nanti akan dilaporkan secara berjenjang,” katanya. 

Ditambahkan Andy, saat ini kotak surat suara sudah diterima dengan baik. Sedangkan surat suara akan diterima sekitar tanggal 1 Maret 2019 nanti.

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *