
TINJAU JALAN TEMBUS KAMAWEN-Bupati Barito Utara H Nadalsyah didampingi Kadis Kominfosandi, Camat Teweh Tengah, Camat Montallat dan pejabat teknis Dinas PUPR serta Kades setempat saat melakukan peninjauan jalan tembus dari desa Paring Lahung menuju desa Kamawen, Selasa (5/3) lalu.(Media Dayak:diskominfosandi barut)
Muara Teweh, Media Dayak
Guna menggenjot pembangunan infrastruktur khususnya akses jalan antar desa di Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara (Barut), Bupati Barito Utara, H Nadalsyah didampingi Kadis Diskominfosandi, M Iman Topik, Camat Teweh Tengah, Hery Jhon Setiawan, Camat Montallat, M Mastur dan bidang Bina Marga Dinas PUPR meninjau pengerjaan jalan tembus desa Paring Lahung ke desa Kamawen.
Pekerjaan yang diinisiasi PT Mitra Barito Group (MBG) bekerjasama dengan Dinas PUPR dan Dinas Pertanian mengerjakan pelebaran jalan Paring Lahung-Kamawen sepanjang 13 km. Jalan yang semula masih berupa tanah dan tanpa adanya parit pembuangan air, rencananya akan di rapikan dan dikeraskan dengan penimbunan pasir dan batu koral serta dibuatkan parit kiri kanan sepanjang jalan yang bertujuan agar jalan tetap kering.
Pada kesempatan itu, Bupati Nadalsyah meminta kepada Kepala Desa Paring Lahung, Yudhi Syahrial dan juga Camat Montallat, M Mastur agar dalam pengerjaan parit di kiri kanan jalan, masyarakat desa tidak meminta ganti rugi lahan ataupun tanam tumbuh.
“Hal ini untuk kepentingan bersama, mohon warga yang mempunyai tanah agar merelakan sebagian tanahnya untuk dijadikan parit,” pinta bupati H Nadalsyah. Selain hal itu, Bupati juga meminta agar kiri kanan sepanjang jalan diharapkan untuk bersih dari pepohonan agar sinar matahari dapat tembus, supaya jalan cepat kering.
Selain jalan Paring Lahung-Kamawen, direncanakan juga akan dibuka jalan tembus dari desa Paring Lahung menuju desa Ruji sepanjang 3 km. Nantinya, jalan tersebut akan menghubungkan Desa Paring Lahung-Ruji-Rubei-Sikan.
Bupati Nadalsyah menegaskan bahwa percepatan pengerjaan jalan ini juga sebagai langkah pemerintah dalam mempercepat desa-desa yang belum ada listrik PLN di kecamatan Montallat untuk dapat menikmati listrik PLN 24 jam.
“Syarat utama yakni adanya akses jalan guna pemasangan tiang listrik di sepanjang jalan, tentunya pengerjaan jalan harus dapat dipercepat,” kata bupati yang akrab disapa H Koyem ini.(lna)












