Balai Balai Bina Marga Provinsi Kalimantan Tengah melakukan penanganan darurat ruas jalan negera Muara Teweh-Puruk Cahu, tepatnya di kilometer 11 sebelum simpang Lahei Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara (Barut). Tampak Kadis PUPR M Iman Topik dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR berada dilokasi penanganan daruarat.(Media Dayak/Dinas PUPR Barut)
Muara Teweh, Media Dayak
Ruas jalan negera Muara Teweh-Puruk Cahu, tepatnya di kilometer 11 sebelum simpang Lahei Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara (Barut) hampir putus. Akibatnya jalan yang menjadi akses utama warga di dua Kabupaten yaitu Barito Utara dan Murung Raya mengalami macet, karena kendaraan harus bergantian menggunakan satu lajur.
Dari video amatir yang tersebar di media sosial facebook (FB), jalan mengalami retak berat tersebut di KM 11, dekat dengan persimpangan menuju Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara.
Terjadinya retak badan jalan ini diduga karena intensitas curah hujan yang cukup tinggi, sehingga membuat bagian badan jalan tersebut mengalami pergeseran.
Warga pun diminta waspada dan berhati-hati ketika melintas di jalan ini, sebelum adanya penangan darurat oleh pihak terkait.
“Memang retaknya lumayan berat sehingga kendaraan diarahkan di satu lajur saja. Yang perlu menjadi perhatian adalah ketika arus lalu lintas pada malam hari, sehingga memang ada petunjuk rambu waspada untuk segera dipasang,” ungkap, Fauzi warga Muara Teweh, Rabu (24/3/2021).
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, M Iman Topik dihubungi melalui WhatsApp (WA) mengatakan, kerusakan jalan di KM 11 Desa Ipu atas sudah dilaporkan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 (Satker PJN Wilayah 3) Provinsi Kalimantan Tengah.
“Alhamdulillah patahan dan lubang jalan di Km 11 Ipu Atas, telah ditangani pengecoran untuk menutup lubang dalam penanganan darurat sambil menunggu penanganan dengan kontruksi permanen oleh BPJB Kalimantan Tengah, Satker PJN Wilayah 3 Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Iman Topik.
Lebih lanjut Kadis PUPR menjelaskan bahwa BPJN Kalimantan Tengah, Satker PJN Wilayah 3 Provinsi Kalimantan Tengah bertindak tanggap dan cepat mengatasi patahan dan retak pada ruas jalan negara KM 11 Muara Teweh-Puruk Cahu.
Berdasarkan hasil pantauan dan koordinasi di lapangan yang dilakukan langsung oleh PUPR Kabupaten Barito Utara Rabu, 24 Maret 2021, bahwa metode yang digunakan dapat membantu mengatasi kedaruratan hingga penanganan dengan menggunakan kontruksi permanen.
Kadis PUPR M Iman Topik juga mengimbau kepada warga masyarakat pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat melintas pada titik kerusakan jalan tersebut.
“Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara terus melakukan koordinasi dan berharap rekan-rekan dari satker dapat segera melakukan penangganan,” pungkasnya.(lna/aw)












