Isaskar
Kuala Kurun,Media Dayak
Kadis Pengendalian Pendudukan (Dalduk) dan Keluarga Berencana (KB) Kabupatan Gunung Mas (Gumas) Isaskar mengatakan, kematian ibu dan bayi dapat dihindari dengan melakukan empat hal.
“Hindari hamil terlalu muda pada usia dibawah 20 tahun, hindari hamil terlalu tua pada usia diatas 35 tahun, hindari kehamilan terlalu rapat dengan menjaga jarak kehamilan kurang dari tiga tahun dan hindari terlalu banyak anak dengan jumlah anak yang dilahirkan lebih dari dua,” kata Isaskar, Jumat (5/7).
Resiko hamil terlalu muda, lanjut dia, rahim belum kuat dan rentan keguguran, pendarahan, berat bayi yang dilahirkan rendah, beresiko terkena kanker leher rahim dan kematian ibu dan janin.
“Kalau hami terlalu tua, resikonya cacat pada bayi, pendarahan hebat dan tekanan darah tinggi,” ujar Isas.
Terlalu rapat kemahilan, sambung mantan Kadis Pendidikan ini, resikonya rahim belum pulih, resiko keguguran, berat bayi rendah dan kurangnya waktu ibu untuk merawat bayinya.
“Jumlah anak yang dilahirkan lebih dari dua, resikonya otot rahim lemah sehingga mudah terjadi perobekan, rentan keguguran dan pendarahan hebat serta daya tahan ibu menurun,” ucapnya.
Isas berharap ibu-ibu di Gumas dapat memahami dan mentaati empat hal di atas sehingga ibu dan bayi dapat sehat.
“KB itu tidak melarang seorang ibu untuk hamil, tapi mengatur jarak kehamilan. Lebih dari dua anak sah-sah saja, asalkan orang tua mampu memberikan asupan gizi yang baik kepada anak, memberi kasih sayang dan pendidikan yang baik kepada anak sehingga terwujud anak yang sehat, cerdas dan berbudi pekerti yang baik,” kata Isas. (Nov)













