Hj Sri Hidayati : Hindari Perilaku Bullying dan Jangan Saling Menyakiti

FOTO BERSAMA-Usai membuka kegiatan Wicara Bersama Pramuka dan Karang Taruna yang dilaksanakan di aula Rujab Bupati, Sabtu (2/10/2021), Ketua TP PKK Barito Utara Hj Srti Hidayati foto bersama peserta.(Media Dayak/ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara yang juga Bunda PAUD Barito Utara hj Sri Hidayati membuka secara resmi kegiatan Wicara Bersama Pramuka dan Karang Taruna yang dilaksanakan di aula Rujab Bupati, Sabtu (2/10/2021).

 Kegiatan ini mengambil tema “Pencegahan dan Penanggulangan Perundungan di Kalangan Pemuda di Kabupaten Barito Utara”. Dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Persit, Ketua Bhayangkari, Ketua PKK Kecamatan Teweh Tengah, Karang Taruna, dan Pramuka.

 Ketua TP PKK Barito Utara, Hj Sri Hidayati mengatakan bahwa bullying atau perundungan merupakan sikap yang identik dengan perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seseorang atau kelompok yang memiliki kekuatan kepada orang lain yang lebih lemah.

 “Hal ini menimbulkan rasa sakit hati dan memungkinkan terjadinya beban mental bahkan depresi kepada orang yang dibully,” kata Hj Sri Hidayati.

 Ktua TP PKK yang juga Bunda PAUD ini menjelaskan bahwa di Indonesia telah ada upaya perlindungan anak yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 “Mungkin sebagian belum mengetahui adanya peraturan pemerintah yang melindungi anak,” kata Hj Sri Hidayati.

 Bunda PAUD juga berkisah bahwa dirinya juga pernah mengalami bullying atau perundungan di usia mudanya.

 “Dulu belum ada hukum yang melindungi korban perundungan, bahkan saat ini sebagian dari kita tidak mengetahuinya,” kata Hj Sri Hidayati.

 Oleh sebab itu, Bunda PAUD berpesan kepada anak-anak agar menghindari perilaku bullying atau perundungan. “Jangan membulling dan jangan kita saling menyakiti, baik secara fisik maupun psikis,” pesan Hj. Sri Hidayati Nadalsyah.(lna/Lsn)

 

 

image_print

Pos terkait