Gubernur Serukan Gerakan 3 M Dimasa AKB 

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng Gubernur Sugianto Sabran. (Media Dayak/Hms Prov)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) selaku Ketua Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 Kalteng melalui tim komunikasi publik menyampaikan salah satu gerakan yang kini menjadi fokus pemerintah dan gencar disosialisasikan kepada masyarakat yakni Gerakan 3 M di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Gerakan 3 M tersebut meliputi menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Gerakan ini merupakan salah satu upaya pencegahan untuk memutus rantai penularan covid-19 di Kalteng,” terang Gubernur Sugianto melalui tim komunikasi publik satgas penanganan covid-19 Kalteng saat gelar press rilis perkembangan terbaru covid-19 di Kalteng, Jum’at (14/8/2020).

Pemerintah akan secara bertahap mensosialisasikan setiap gerakan kepada masyarakat sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dan dipraktekkan. 

“Kampanye penggunaan masker juga terus digencarkan karena penularan covid-19 yang awalnya sebagian besar hanya berasal dari imported case atau local transmission kini dapat menyebar dari satu orang ke orang lain secara langsung. 

Sifat dari virus covid-19 terus berubah yang mengharuskan kita harus lebih disiplin dalam menggunakan masker. Pada beberapa hari kedepan, pemerintah akan memfokuskan pada penyampaian informasi gerakan menggunakan masker terlebih dahulu agar masyarakat semakin paham akan pentingnya menggunakan masker untuk mengurangi potensi penularan covid-19 di Kalteng meliputi pemilihan masker hingga pembuatannya.

“Masyarakat Kalteng perlu mengetahui jenis masker yang secara umum digunakan selama masa pandemi, antara lain adalah masker N95, masker medis, dan masker kain,” terang dr Caroline Ivonne dari tim komunikasi publik mewakili Gubernur melalui live streaming facebook Mmctv Kalteng.

Gubernur menyebutkan, penggunaan dari ketiga masker tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sendiri. “Namun hal yang paling penting ketika menggunakannya adalah sebisa mungkin menghindari menyentuh bagian tengah masker agar tidak ada bakteri yang ada di tangan,” pungkasnya. (Ytm/Lsn)

image_print

Pos terkait