Gubernur Minta Tim Medis Jemput Bola Untuk Warga Yang Sakit Terdampak Banjir

Tim medis dari RSDDS Palangka Raya mengevakuasi dan langsung menangani warga yang sakit terdampak banjir di wilayah ini. (Media Dayak/MMC Kalteng)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Tingginya curah hujan mengakibatkan meningkatnya debit air pada wilayah daerah aliran sungai serta mengakibatkan meluasnya bencana banjir di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Kalteng. Kebutuhan pangan dan pelayanan kesehatan merupakan hal mendesak diperlukan warga setempat.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, turun langsung meninjau untuk memastikan kesiapsiagaan tenda maupun posko pengungsian, serta berbagai keperluan lainya untuk dilakukan penanganan oleh instansi teknis.

Saat meninjau langsung warga terdampak banjir, Gubernur menghimbau masyarakat untuk bersabar dan berdoa agar banjir segera berlalu. Gubernur meminta agar saling mengingatkan dan pro aktif untuk melaporkan kondisi kesehatan warga yang terdampak banjir.

“Dampak banjir tentu berdampak juga pada kesehatan warga, jangan sampai ada warga yang sakit tidak mendapat layanan kesehatan yang layak, segera laporkan atau datang langsung ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” tegas Sugianto, Selasa (16/11/2021).

Selanjutnya, Gubernur juga menginstruksikan pihak Rumah Sakit Dr Doris Sylvanus (RSDDS) untuk bersiaga dan jemput bola membantu warga yang sakit khususnya warga terdampak banjir.

“Pemerintah terus berupaya melakukan penanganan, termasuk juga memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Petugas kesehatan (tim medis, red) agar terus memantau dan jemput bola dalam penanganan warga yang sakit,” pinta Gubernur Sugianto.

Sementara itu Direktur RSDDS Palangka Raya drg Yayu Indriyati menyebut arahan Bapak Gubernur jelas dan tegas agar RSDDS siaga membantu penanganan kesehatan  warga terdampak banjir.

Yayu mengaku siap, pihaknya juga menyertakan nomor telepon informasi dan humas dalam memudahkan pelayanan dan pelaporan di nomor 0811-5230-044.

“Kami juga turut prihatin dengan kondisi banjir yang luas ini, termasuk juga anggota keluarga RSDDS terdampak banjir. Pihak rumah sakit juga siap menerima rujukan korban banjir, hingga mengarahkan petugas dan tim kesehatan serta ambulance untuk membantu warga,” tutup Yayu. (MMC/Ytm/Lsn)

image_print

Pos terkait