Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah; Rihando
Palangka Raya, Media Dayak
Setelah terdampak pandemi Covid-19 sejak peretengahan Pebruari 2020, sektor transportasi di Kalimantan Tengah mulai menggeliat kembali. Bahkan sektor transportasi memengaruhi inflasi bulan Mei 2020 di Kalimantan Tengah.
“Pada bulan Mei 2020, angkutan udara mulai mengalami inflasi setelah dua bulan sebelumnya mengalami deflasi,” kata Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Rihando dalam siaran pers yang diterima Media Dayak.id, Jumat (26/06/2020).
Rihando mengungkapkan, angkutan udara memberi andil 0,15 persen atas inflasi bulan Mei 2020 di Kalimantan Tengah. Sedangkan tarif travel memberi andil 0,04 persen.
Di sisi lain, inflasi bulan Mei 2020 Kalimantan Tengah dipengaruhi komoditas daging ayam ras sebesar 0,08 persen, buah mangga sebesar 0,07 persen dan bawang merah sebesar 0,04 persen.
“Kenaikan harga daging ayam ras pada bulan Mei 2020 karena permintaan meningkat saat hari raya Idulfitri,” terang Kepala KPw BI Kalteng ini.
Rihando menyatakan, geliat sektor transportasi dan pengaruh Idulfitri membuat inflasi Indeks Harga Konsumen (IKH) Kalimantan Tengah pada bulan Mei 2020 tercatat sebesar 0,28 persen.
“Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK Kalimantan Tengah hingga Mei 2020 sebesar 0,53 persen (ytd). Angka tersebut masih terkendali dalam kisaran sasaran nasional 3,0±1 persen,” tutup Rihando.(rls/aw)













